BTS Love on the Turquoise Land: Keusilan Oliver Chen Bikin Dilraba Ngomel Pakai Bahasa Korea

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com— Sebuah video di balik layar drama Love on the Turquoise Land viral di Weibo karena memperlihatkan interaksi lucu antara Dilraba Dilmurat dan Oliver Chen Xingxu. Video itu memperlihatkan potongan adegan di mana karakter Dilraba menolong karakter Chen Xingxu yang dikurung di tambang bawah tanah.

Dalam video terlihat Dilraba memakai kostum hitam berada di samping Chen Xingxu yang berbaring dalam kondisi berambut gondrong dan berjenggot. Interaksi ini memperlihatkan sisi usil aktor tampan itu. Dia memperkenalkan Dilraba dengan toiletnya, berkata, “Itu toiletku.” Dia melanjutkan, “Aku belum mandi selama sebulan, bauku luar biasa.”

- Advertisement -

Dilraba terlihat berkali-kali berusaha menahan tawa dan memalingkan wajah membelakangi kamera saat Chen Xingxu berceloteh. Dalam satu kesempatan, saat Dilraba tidak sadar, sang aktor sengaja mengoleskan wajah dan rambutnya yang terlihat kotor ke tangan wanita itu.

Saat Dilraba menyadari apa yang dilakukan lawan mainnya itu dia menoleh ke kanan dan kiri, mencari sesuatu untuk membersihkan tangannya. Saat tidak menemukan apa pun, dia pun mengomel dalam Bahasa Korea, “Kamu bocah nakal!”

Beberapa pengguna berkomentar bahwa celotehan Chen Xingxu di lokasi syuting itu mungkin menunjukkan rasa gugup saat ia harus memerankan adegan emosional yang berat. Mereka juga berpendapat interaksi keduanya di balik layar tampak lebih dekat dan penuh keusilan dibanding adegan karakter mereka di depan kamera.

Kontras antara suasana syuting yang ceria dengan cerita drama yang serius inilah yang membuat penonton kembali menyoroti episode 24 — tepatnya adegan penyelamatan Yan Tuo di tambang bawah tanah. Momen BTS yang lucu mendadak terasa ironis ketika dibandingkan dengan versi tayang yang justru menuai kekecewaan.

Love on the Turquoise Land masih bertahan di posisi pertama daftar drama populer menurut data Maoyan, dengan jumlah penayangan menembus 300 juta kali. Namun dalam episode 24, banyak penonton mengeluhkan pemotongan sejumlah adegan penting yang sebelumnya sudah muncul dalam trailer dan bocoran syuting. Episode yang seharusnya penuh ketegangan emosional justru hanya berdurasi 32 menit, jauh lebih pendek dari durasi rata-rata 45 menit.

- Advertisement -

Chen Xingxu memerankan tokoh utama pria, Yan Tuo. Sekalipun dia dibesarkan oleh pemimpin kelompok iblis bumi (Di Xiao) bernama Lin Xiruo (diperankan oleh Zhang Li), dia bekerja sama dengan tim pemburu Gunung Nan. Rupanya ia menyimpan dendam atas kejahatan Lin Xiruo yang menyebabkan kematian kedua orang tuanya dan hilangnya sang adik.

Dia menyediakan informasi rahasia kepada Nie Jiuluo, karakter utama wanita yang diperankan oleh Dilraba. Hubungan keduanya berkembang menjadi pasangan kekasih. Namun akhirnya identitas Yan Tuo sebagai mata-mata terbongkar. Ia dijebloskan ke dalam tambang bawah tanah tanpa cahaya oleh Lin Xirou dan sepenuhnya terputus dari dunia luar. Berbulan-bulan ia disiksa sampai fisiknya hancur: dari pria tampan menjadi sosok lusuh berlumur lumpur, kedua tangannya menderita radang dingin — benar-benar jatuh hingga titik terendah.

Dalam episode 24 yang baru tayang, Nie Jiuluo akhirnya menemukan Yan Tuo di kedalaman tambang. Dalam versi novel, Nie Jiuluo bertarung dengan salah satu iblis bumi dalam tambang. Pertemuan Nie Jiuluo dengan Yan Tuo juga digambarkan sebagai momen emosional. Namun dua adegan krusial yang sempat dipromosikan itu malah dihapus.

Adegan yang hilang termasuk pertempuran sengit Nie Jiuluo dan rekannya Cambuk Gila — Yu Rong (diperankan Cherry Ngan) — melawan jenis baru Di Xiao di tambang. Yan Tuo yang awalnya enggan menatap Nie Jiuluo akhirnya bangkit karena mengkhawatirkan keselamatan mereka, lalu mendorong gerobak tambang untuk menyeruduk monster itu.

Adegan lain: setelah Yan Tuo berhasil diselamatkan, ia menolak disentuh Nie Jiuluo karena merasa dirinya kotor dan tak layak. Ia bahkan menghindari duduk berdekatan dengannya di dalam mobil. Hal itu membuat Nie Jiuluo kesal dan berkata: “Yan Tuo, kalau kamu tidak mau menggenggam tanganku, maka nanti juga jangan menggenggamnya lagi. Jangan mendekat dan bersandar padaku. Kamu ini merasa jijik sama siapa sebenarnya?”

Adegan manis yang diadaptasi dari novel ini sepenuhnya lenyap dari layar.

Penonton mengetahui keberadaan adegan-adegan tersebut karena sudah tersebar dalam bocoran syuting dan cuplikan trailer. Soal alasan pemotongan, sejumlah penonton menduga adegan pertarungan dinilai terlalu berdarah atau unsur makhluk supranatural bisa menyentuh garis sensitif sensor pemerintah Tiongkok. Demi kelancaran penayangan seluruh drama, pihak produksi kemungkinan memilih menghapus bagian-bagian yang berpotensi memicu kontroversi.

Faktanya, sejumlah detail dalam drama memang banyak diubah dari novel. Misalnya adegan ciuman tak sengaja saat keduanya terjatuh ke air sebelum resmi berpacaran dihilangkan. Begitu pula momen saat Nie Jiuluo terluka dan Yan Tuo tak sengaja menyentuh dadanya ketika mencoba merobek pakaian yang menutupi luka — kini diubah menjadi Nie Jiuluo yang merobek sendiri pakaiannya. Semua itu menunjukkan betapa hati-hatinya tim produksi dalam menangani adegan berpotensi sensitif.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments