LayarHijau.com – Zhao Lusi kembali menarik perhatian publik lewat konten terbarunya di RedNote (Xiaohongshu). Pada 2 Februari, aktris populer ini merilis episode pertama dari vlog terbarunya berjudul I Can Be Anything (我可以是任何). Proyek tersebut dirancang sebagai serial tiga episode yang akan ditayangkan bertahap.
Episode pertama I Can Be Anything (我可以是任何) memperlihatkan Zhao Lusi pergi ke Hainan untuk mencoba langsung kehidupan pedagang kaki lima. Demi bisa membuka lapak secara resmi, ia harus lebih dulu mengurus sertifikat kesehatan dengan menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit setempat. Proses ini justru melahirkan salah satu momen paling mengundang tawa dalam vlog tersebut.

Salah satu tahapan pemeriksaan yang ditampilkan secara apa adanya adalah pemeriksaan feses. Zhao Lusi diminta perawat menggunakan cotton bud dan memutarnya di area anus sesuai prosedur. Reaksinya yang spontan, disertai percakapan polos dengan rekan berjualannya, Chengzi, membuat suasana berubah menjadi komedi alami. Zhao Lusi bahkan bercanda bahwa pengalaman tersebut terasa lebih “berani” dibandingkan adegan yang biasa ia jalani saat syuting drama.
Kejujuran dan sikap tanpa jaim Zhao Lusi dalam I Can Be Anything (我可以是任何) menuai respons positif dari penonton. Banyak netizen menilai ia tampil sangat apa adanya dan tidak menjaga jarak dengan penggemar, meski berstatus sebagai aktris papan atas.
Selain merekam proses persiapan berjualan, I Can Be Anything (我可以是任何) juga memuat cerita di balik layar aktivitas Zhao Lusi sebagai tamu di konser Dylan Wang di Makau bulan lalu. Ia mengungkapkan bahwa busana panggung yang dikenakannya baru benar-benar diputuskan saat gladi resik. Awalnya ia berencana mengenakan atasan tanpa lengan dan celana jeans, namun karena celana tersebut belum tiba, ia sempat mencoba rok bermotif kotak-kotak. Tanpa banyak pertimbangan, setelan itulah yang akhirnya dipakai di atas panggung.

Masih dalam vlog yang sama, Zhao Lusi juga menceritakan insiden kehilangan suara yang dialaminya saat latihan menari. Ia mengungkap bahwa malam sebelumnya ia menyantap ceker ayam super pedas yang dibawa temannya dari Chengdu. Akibatnya, keesokan pagi saat latihan bersama Dylan Wang, suaranya sempat tidak keluar sama sekali. Zhao Lusi menertawakan kejadian tersebut dan mengakui bahwa hal itu murni akibat dirinya sendiri yang terlalu percaya diri soal makanan pedas.
Sebelumnya, Zhao Lusi sempat menjalani masa istirahat singkat setelah jatuh sakit pada akhir 2023. Setelah kembali beraktivitas, ia merilis program realitas tanpa naskah berjudul Be Yourself, yang membawanya ke berbagai daerah untuk merasakan kehidupan masyarakat setempat. Namun, acara tersebut hanya sempat tayang tiga episode sebelum dihentikan secara mendadak akibat kontroversi.
Kini, Zhao Lusi terlihat memusatkan aktivitasnya di RedNote. Berbeda dengan program televisi, I Can Be Anything (我可以是任何) diproduksi secara independen dan tidak terikat aturan ketat platform siaran. Meski disebut sebagai vlog, konsep dan penyajiannya dinilai sudah menyerupai mini variety show.
Zhao Lusi mengungkapkan ketertarikannya pada dunia pedagang kecil berangkat dari kecintaannya pada suasana kehidupan sehari-hari yang sederhana dan penuh kehangatan. Melalui I Can Be Anything (我可以是任何), ia ingin benar-benar menjadi bagian dari lingkungan tersebut, bukan sekadar pengamat. Episode utama dirilis setiap Senin, sementara cuplikan di balik layar tayang setiap Rabu di RedNote.










