miHoYo Gugat 2.388 Pelanggar dan Terima Kompensasi Rp81 Miliar Sepanjang 2025, Penjual Cheat hingga Pembocor Game Ditindak

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com – Penerbit game populer Genshin Impact, miHoYo, baru-baru ini merilis laporan rinci melalui akun resmi WeChat mereka mengenai berbagai langkah yang diambil untuk melindungi hak kekayaan intelektual sepanjang 2025.

Menurut laporan yang juga dikutip oleh media Jepang 4Gamer, departemen hukum miHoYo sepanjang tahun lalu terutama menindak pihak-pihak yang menyebarkan rumor palsu, membocorkan informasi yang belum dirilis, menjual dan mendistribusikan alat cheat, hingga mengoperasikan server privat untuk game mereka seperti Honkai: Star Rail.

Selama 2025 saja, perusahaan menerima lebih dari 100.000 laporan dari pemain terkait berbagai pelanggaran tersebut. Laporan ini kemudian menjadi dasar bagi miHoYo untuk mengambil berbagai langkah hukum serta bekerja sama dengan pihak berwenang.

- Advertisement -

Dalam proses penegakan hukum tersebut, miHoYo bekerja sama dengan kepolisian dalam 22 investigasi kriminal. Selain itu, perusahaan juga mengajukan gugatan perdata terhadap 2.388 individu yang dianggap melanggar hak kekayaan intelektual mereka.

Perusahaan bahkan mencatat jumlah pelanggar yang akhirnya mengakui kesalahan mereka secara terbuka. Sepanjang 2025, sebanyak 1.240 pelanggar telah menyampaikan permintaan maaf publik atas tindakan mereka.

Dari berbagai kasus yang diselesaikan melalui putusan pengadilan maupun penyelesaian di luar pengadilan, total kompensasi yang diterima miHoYo mencapai lebih dari 37 juta yuan atau sekitar Rp81 miliar.

- Advertisement -

Salah satu kasus yang cukup mencuri perhatian adalah penangkapan tiga pembocor informasi terkait Genshin Impact dan Honkai: Star Rail yang mengelola situs HomDGCat Wiki. Selain itu, miHoYo juga menggugat seorang blogger lain sekitar 500.000 yuan (sekitar Rp1,1 miliar) karena “terus-menerus menyebarkan informasi yang belum dipublikasikan” mengenai kedua game tersebut.

Dalam kasus terpisah, seorang pria dengan nama pengguna LiuVanXXX juga ditangkap oleh polisi karena memperoleh keuntungan ilegal dari penyebaran informasi bocoran game.

Tidak hanya fokus pada kebocoran informasi, miHoYo juga menindak keras peredaran alat cheat dan layanan proxy yang sering menjadi masalah besar bagi game gacha online. Sepanjang tahun lalu, perusahaan menindak hingga 503 penjual alat cheat tersebut.

Salah satu operasi terbesar yang berhasil dibongkar melibatkan toko online bernama Raindrop Studio. Dalam putusan pengadilan yang tidak menguntungkan pihak penjual, toko tersebut diperintahkan membayar ganti rugi sekitar 2,6 juta yuan atau sekitar Rp5,7 miliar.

Selain itu, miHoYo juga bekerja sama dengan polisi setempat untuk membongkar kelompok kriminal terorganisir yang berbasis di Yangzhou. Kelompok ini diketahui menjual dan menyewakan akun game secara ilegal sekaligus mencuri data pribadi sekitar 10 juta pengguna. Operasi tersebut berujung pada penangkapan 25 tersangka.

Melalui laporan ini, miHoYo menegaskan komitmennya untuk terus menjaga lingkungan permainan yang adil sekaligus melindungi hak kekayaan intelektual mereka dari berbagai bentuk pelanggaran di masa mendatang.

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments