LayarHijau.com – Studio milik aktris China Zhao Lusi akhirnya merilis pernyataan resmi terkait maraknya penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan yang menyeret namanya. Pada 27 April, melalui akun resmi mereka, pihak studio menegaskan sikap tegas terhadap praktik penggunaan teknologi AI untuk mengganti wajah tanpa izin.
Dalam pernyataan tersebut, studio mengungkap bahwa baru-baru ini ditemukan sejumlah pihak yang tanpa otorisasi sah telah memanfaatkan teknologi AI untuk mengambil dan memanipulasi wajah Zhao Lusi. Wajah tersebut kemudian digunakan dalam produksi, pengeditan, hingga penyebaran drama pendek di platform online.
Pihak studio menilai tindakan ini sebagai pelanggaran serius terhadap hak potret dan reputasi Zhao Lusi. Selain merugikan sang aktris secara pribadi, praktik tersebut juga dianggap mencederai kepentingan hukum pihak manajemen. Mereka menegaskan bahwa skala pelanggaran yang terjadi sudah tergolong berat.
Menanggapi hal ini, studio menyatakan telah mengambil langkah cepat dengan menunjuk tim pengacara profesional. Proses pengumpulan bukti serta pengamanan data terkait sejumlah drama pendek yang diduga melanggar hukum pun telah dilakukan. Beberapa judul yang disebut dalam proses tersebut antara lain “Da *** Lao”, “Cai *** Xin”, “Zhan *** Gui”, dan “Wan *** Chang”.
Studio juga menegaskan bahwa mereka akan menempuh seluruh jalur hukum yang diperlukan untuk menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait. Mereka menyatakan tidak akan mentoleransi bentuk pelanggaran semacam ini dan berkomitmen untuk melindungi hak serta nama baik Zhao Lusi.
Sebagai informasi, Zhao Lusi merupakan aktris kelahiran Chengdu, Sichuan, pada 9 November 1998. Namanya dikenal luas lewat berbagai drama populer seperti Love Like the Galaxy, The Romance of Tiger and Rose, serta Hidden Love.










