LayarHijau.com— Drama kolosal Pursuit of Jade (逐玉) tidak hanya melambungkan nama pemeran utamanya seperti Zhang Linghe dan Tian Xiwei, tetapi juga memberikan sorotan besar bagi para pemeran pendukungnya. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Deng Kai, yang memerankan karakter pangeran gila bernama Qi Min. Karakter yang gelap dan penuh intrik ini berhasil membuat penonton terpukau, sekaligus membawa nama Deng Kai masuk ke dalam jajaran aktor yang sedang naik daun di industri hiburan Tiongkok.

Deng Kai sendiri sebenarnya bukanlah pendatang baru karena ia telah berkarier selama delapan tahun dengan peran-peran kecil di berbagai drama. Kesuksesannya dalam Pursuit of Jade tergolong sangat mendadak, bahkan akun resmi studionya di media sosial kabarnya baru didaftarkan secara terburu-buru setelah karakternya viral. Popularitasnya semakin menguat berkat kemistrinya dengan Kong Xue’er yang berperan sebagai Yu Qianqian, hingga mereka mendapatkan julukan pasangan layar kaca yang populer dan sempat tampil bersama dalam acara varietas bergengsi, Hi6.

Namun, di tengah popularitas yang sedang memuncak, Deng Kai baru-baru ini terseret dalam sebuah kontroversi yang memicu perdebatan di kalangan netizen. Isu bermula ketika seorang streamer gim perempuan mengunggah sebuah ucapan terima kasih di media sosialnya, menyebutkan bahwa Deng Kai telah mampir ke ruang siaran langsungnya pada larut malam. Unggahan tersebut langsung memicu reaksi keras dari para penggemar yang mulai menyelidiki identitas sang streamer.

Beberapa netizen menuduh bahwa streamer tersebut sering menyajikan konten yang dianggap terlalu berani atau “menyerempet” hal-hal sensitif demi mendapatkan perhatian. Tuduhan ini membuat citra Deng Kai terancam, mengingat ia baru saja membangun basis penggemar yang solid melalui Pursuit of Jade. Situasi semakin memanas hingga akhirnya sang streamer memberikan klarifikasi terbuka untuk meredam kegaduhan yang terjadi.

Dalam pernyataannya, sang streamer menegaskan bahwa ia tidak pernah menunjukkan wajahnya saat siaran dan murni hanya fokus pada konten bermain gim. Ia juga menunjukkan bukti statistik interaksi penggemar selama sebulan terakhir yang menunjukkan bahwa Deng Kai hanya berada di ruang siaran tersebut selama beberapa menit tanpa memberikan kontribusi apa pun atau melakukan interaksi khusus. “Saya hanyalah streamer game amatir yang menggunakan akun kecil untuk siaran, sepanjang waktu saya tidak menunjukkan wajah, dan Deng Kai tidak melakukan interaksi apa pun dengan saya,” ungkap streamer tersebut dalam unggahan panjangnya.

Streamer itu menjelaskan bahwa ia hanya merasa senang karena seorang aktor yang karyanya baru saja ia tonton mampir ke siarannya, dan tidak menyangka hal itu akan menimbulkan kesalahpahaman yang besar. Kasus ini menjadi pengingat bagi para aktor baru yang sedang naik daun bahwa setelah meraih popularitas, setiap langkah dan aktivitas mereka, bahkan di dunia maya, akan selalu berada di bawah mikroskop publik dan bisa dengan mudah dibesar-besarkan.









