LayarHijau.com – Drama China A Prophet (我不是大师) menggelar acara nonton bareng bersama penggemar di Beijing pada 29 September. Dua pemeran utamanya, Li Xian dan Li Yitong, hadir untuk mempromosikan drama tersebut sekaligus berbagi cerita tentang pengalaman mereka di kehidupan nyata.
Li Xian tampil mengenakan kostum dari dramanya berupa changshan (jubah panjang tradisional pria) dan magua (jaket tradisional) berwarna polos. Penampilan tersebut membuat aktor itu terlihat semakin gagah.
Sementara itu, Li Yitong tampil mengenakan cheongsam bermotif berwarna gelap dengan model halter neck. Penampilannya terlihat anggun sekaligus sesuai dengan nuansa era Republik China yang menjadi latar cerita A Prophet.
Li Xian dan Li Yitong Kembali Bekerja Sama Setelah Hampir 10 Tahun
Dalam acara tersebut, Li Xian dan Li Yitong juga membahas pengalaman mereka kembali bekerja sama setelah hampir satu dekade.
Keduanya pertama kali beradu akting dalam drama Sword Dynasty (剑王朝). Li Xian mengatakan bahwa setelah bekerja bersama lagi, ia bisa merasakan perkembangan yang terjadi pada dirinya maupun Li Yitong selama bertahun-tahun.
“Semua orang semakin baik, dan kemampuan akting juga semakin matang. Hal itu bisa benar-benar dirasakan melalui kerja sama,” ujar Li Xian.
Li Yitong kemudian membicarakan perubahan Li Xian di luar dunia akting. Ia mengaku tidak menyangka Li Xian kini menjadi seseorang yang sangat menyukai traveling dan birdwatching (mengamati burung).
Ia bahkan mengaku iri melihat Li Xian bisa menikmati hobi tersebut dan pernah mengajaknya untuk mengatur waktu agar bisa bepergian bersama.
Li Xian Pernah Tertipu Saat Membeli Kamera Bekas
Sesuai dengan cerita A Prophet yang berkaitan dengan membongkar berbagai modus penipuan, Li Xian dan Li Yitong juga membagikan pengalaman ketika mereka menghadapi situasi serupa dalam kehidupan nyata.
Li Xian mengungkapkan bahwa dirinya pernah tertipu ketika membeli kamera bekas.
Saat itu, penjual mengatakan bahwa kamera tersebut dalam kondisi “99 persen baru”. Namun, setelah membelinya, Li Xian mengetahui bahwa kamera tersebut ternyata merupakan barang rekondisi.
Ia akhirnya harus mengalami kerugian cukup besar sebelum kamera tersebut dapat dikembalikan kepada penjual semula.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu contoh bahwa seseorang tetap perlu berhati-hati meskipun sebuah barang ditawarkan dengan kondisi yang terlihat sangat baik.
Li Yitong Pernah Diramal soal Sebuah Proyek
Berbeda dari Li Xian, pengalaman Li Yitong berkaitan dengan ramalan dan keputusan untuk menerima sebuah proyek.
Li Yitong mengungkapkan bahwa dirinya pernah meminta seseorang melakukan ramalan untuk mengetahui apakah dirinya dapat bergabung dalam sebuah proyek.
Hasil yang diterimanya saat itu sangat positif. Ia disebut bisa menerima tawaran tersebut dan bergabung dalam proyek yang dimaksud.
Namun, pihak proyek ternyata juga melakukan ramalan mengenai hal yang sama dan mendapatkan hasil yang berlawanan. Menurut hasil yang mereka terima, Li Yitong justru dianggap tidak seharusnya bergabung dalam proyek tersebut.
Pada akhirnya, Li Yitong tetap menerima proyek itu. Ketika dirinya dan pihak proyek kemudian berbicara, mereka menemukan fakta yang cukup mengejutkan.
“Saat kami berbicara, kami baru mengetahui bahwa kami mencari guru yang sama untuk melakukan ramalan,” ungkap Li Yitong.
Pengalaman tersebut menjadi cerita menarik yang dibagikan kedua pemeran dalam acara promosi A Prophet, terutama karena berkaitan dengan tema drama yang mengangkat berbagai bentuk penipuan serta cara membedakan antara kebenaran dan tipu daya.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

