Posted in

Perubahan Judul Mandarin Drama Baru Li Xian dan Li Yitong, A Prophet Dianggap Pengaruhi Rating

Bagikan

LayarHijau.com – Drama China A Prophet yang dibintangi Li Xian dan Li Yitong baru saja tayang, tetapi popularitas awalnya disebut belum mampu menembus tiga besar. Drama tersebut bahkan kalah dari Against the Current yang dibintangi Tan Songyun dan Liu Xueyi. Sejumlah pihak menilai perubahan judul Mandarin menjelang penayangan serta minimnya promosi menjadi dua faktor yang membuat banyak penonton tidak menyadari drama tersebut sudah mulai tayang.

Sebelum tayang, A Prophet menggunakan judul Mandarin Chang Feng Qi (《長風起》, “Long Wind Rises”), kemudian diubah menjadi Wo Bu Shi Da Shi (《我不是大師》, “I’m Not a Master”). Kedua terjemahan tersebut merupakan arti literal dari judul Mandarin dan bukan judul Inggris resmi. A Prophet tetap menjadi judul Inggris resmi drama tersebut.

Perubahan judul itu dilakukan pada 11 September, sementara drama mulai tayang pada 24 September. Jarak yang cukup singkat tersebut membuat pihak platform tidak memiliki banyak waktu untuk memperkenalkan judul baru kepada penonton.

Masalahnya, penonton yang sebelumnya mengetahui drama tersebut sebagai Chang Feng Qi dapat kesulitan menghubungkannya dengan Wo Bu Shi Da Shi ketika drama mulai tayang. Kondisi ini semakin menjadi sorotan karena tim drama juga disebut tidak melakukan promosi secara maksimal menjelang penayangan.

Kisah Li Xian sebagai Shangguan Chengming

Dalam cerita terbaru A Prophet, Li Xian memerankan Shangguan Chengming, yang belajar berbagai teknik penipuan di bawah bimbingan Jin Buhuan yang diperankan Wu Gang.

Jin Buhuan kemudian mengungkap bahwa berbagai rencana yang berkaitan dengan keluarga Shangguan ternyata merupakan hasil perencanaannya sendiri. Pengakuan tersebut membuat Shangguan Chengming sulit menerimanya.

Jin Buhuan juga menjelaskan bahwa dalam melakukan penipuan, hal yang paling penting adalah menyadari bahwa orang-orang di sekitar seseorang justru bisa menjadi pihak yang paling berbahaya.

Shangguan Chengming kemudian menggunakan identitas Lü Ruhui dari Sekte Tianxiang untuk menjalankan sebuah aksi penipuan. Dalam salah satu tugasnya, dia ditugaskan menjadi pengangkut jenazah.

Namun, pekerjaan tersebut ternyata hanya kedok. Jenazah yang dibawanya digunakan untuk menyembunyikan obat-obatan terlarang.

Tugas tersebut menjadi sangat berbahaya karena ada perwira senior bernama Feng Shizhang yang diperankan Zhao Jian. Dia sangat membenci narkoba, sehingga jika Shangguan Chengming tertangkap, nyawanya terancam.

Shangguan Chengming kemudian sengaja memprovokasi para prajurit ketika sedang mengangkut jenazah. Dia berharap tindakan tersebut dapat membuat dirinya dibawa ke hadapan pihak yang lebih tinggi sehingga bisa mengungkap kebenaran mengenai transaksi narkoba tersebut.

Namun, rencananya justru membuat dia dipukuli dan ditangkap.

Li Yitong Kembali Bertemu Li Xian Setelah Delapan Tahun

Dalam situasi tersebut, mantan istri Shangguan Chengming, Jiang Feiyan yang diperankan Li Yitong, kebetulan sedang tampil di atas panggung bersama rombongan tentara.

Pertemuan itu menjadi momen penting karena Shangguan Chengming dan Jiang Feiyan akhirnya kembali bertemu setelah delapan tahun.

Jiang Feiyan kemudian membantu menyelamatkan Shangguan Chengming dari situasi berbahaya tersebut. Dia juga memberitahukan cara untuk melarikan diri dari transaksi obat-obatan terlarang yang sedang berlangsung.

Kemunculan Jiang Feiyan membuat hubungan antara kedua karakter tersebut kembali menarik perhatian. Karakter yang diperankan Li Yitong juga dinilai memiliki sisi moral yang ambigu, sehingga perkembangan karakternya menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian penonton.

Akting Li Yitong turut mendapat pujian dari sejumlah penonton yang menilai kemampuan aktingnya mengalami perkembangan.

Popularitas A Prophet Disorot

Meskipun A Prophet memiliki alur cerita yang berlapis dan mendapat penilaian positif terhadap cerita serta akting para pemainnya, popularitas drama tersebut pada awal penayangan belum mampu masuk tiga besar.

Dalam laporan yang menjadi bahan artikel ini, A Prophet disebut kalah populer dari Against the Current yang dibintangi Tan Songyun dan Liu Xueyi.

Sejumlah penonton menilai perubahan judul menjelang penayangan menjadi salah satu masalah karena penonton yang sudah mengenal proyek tersebut dengan nama Chang Feng Qi tidak langsung menyadari bahwa Wo Bu Shi Da Shi merupakan drama yang sama.

Minimnya promosi sebelum penayangan juga dinilai memperburuk keadaan. Perubahan nama pada 11 September, hanya sekitar dua pekan sebelum penayangan pada 24 September, membuat drama tersebut dinilai tidak memiliki cukup waktu untuk membangun kesadaran penonton terhadap judul barunya.

Dengan cerita yang sebenarnya mendapat respons positif dan penampilan para pemain yang juga mendapat pujian, kondisi tersebut kemudian dianggap cukup disayangkan karena A Prophet kesulitan membangun popularitas sejak awal penayangannya.

Bagikan

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted