Pendapat Penonton di China Tentang Drama My Dear Guardian

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

Dibintangi Johnny Huang Jinyu dan Li Qin, drama percintaan militer China, My Dear Guardian tayang selama tiga minggu ini. Banyak orang antusias menunggu drama ini karena drama itu diadaptasi dari novel populer. Sayang bagi mereka, drama ini dianggap tidak memenuhi ekspektasi. Penerimaan para penonton di China yang kurang baik terlihat dari rating yang diperoleh drama itu di Douban dan juga terlihat dari diskusi-diskusi di media sosial. Sebagian besar penonton mengungkap beberapa masalah dalam drama itu.  Misalnya, plot cerita yang kurang semangat, adegan-adegan yang tidak realistis dan ilustrasi kasar terhadap kasus-kasus yang harusnya bernuansa tegang dan berdampak besar.

Drama percintaan militer menjadi salah satu genre yang bertumbuh cepat setelah kesuksesan drama Korea, Descendants of the Sun. Drama yang dibintangi pasangan Song itu mempopulerkan pasangan dokter dan tentara. Tahun ini, drama dengan genre ini, You Are My Hero menjadi sangat populer di China. Tentu saja My Dear Guardian dibandingkan dengan dua drama tersebut. Jadi sulit bagi drama baru ini untuk melewati standar yang tinggi.

Salah satu hal yang dipersoalkan para penonton adalah chemistry dan desain karakter yang diperankan Johnny Huang dan Lin Qi. Umumnya karakter dalam drama lain itu dikembangkan dengan unik dan chemistry di antara pasangan utama terasa panas membara. Tapi adegan romantis antara Jingyu dan Li Qin terkadang tampak aneh. Hal ini mungkin sebagai akibat dari keduanya dipaksakan tinggal serumah dari sejak awal. Pertengkaran di antara keduanya juga dianggap kurang dewasa, sifat keduanya dianggap impulsif. Hal ini dianggap tidak sesuai dengan profesi mereka. Para penonton diingatkan jika latar belakang militer dalam drama ini seolah tidak berarti karena percintaan tetap menjadi hal utama dalam drama ini.

- Advertisement -

Padahal promosi drama ini menonjolkan atau menekankan pada adegan-adegan aksi. Sebab itulah para penonton antusias dan menerimanya dengan baik karena mereka melihat trailer dengan aksi berintensitas kuat dan menegangkan. Tapi, penggambaran kejahatan yang serius seperti serangan teroris, pembunuhan dan perdagangan obat malah terlihat datar dan canggung dengan beberapa detil dianggap kurang sempurna. Hal ini menimbulkan keraguan di hati para penonton.

Jadi apakah kalian menonton drama ini? Setujukah kalian dengan komentar para penonton di China? Silakah tinggalkan komentar kalian di bawah.

Sumber: jaynestars.com

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments