Drama China Harus Ungkap Gaji Para Pemain jika Ingin Tayang

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

Aturan baru dalam industri hiburan diperkenalkan di China beberapa waktu ini telah menciptakan kontroversi. Tapi aturan yang satu ini memperoleh banyak reaksi positif dari para netizen.

The Beijing Municipal Radio and Television Bureau mengumumkan jika semua drama sekarang harus mendeklarasikan biaya produksi dan memverifikasinya sebelum diizinkan tayang. Langkah ini dipercaya diperkenalkan supaya para aktor tidak dibayar berlebihan.

Panduan baru itu menyatakan jika perusahaan rumah produksi secara hukum bertanggungjawab untuk pelanggaran hukum atau aturan apapun. Hal ini memberikan tekanan besar pada perusahaan supaya mereka tidak terlibat dalam kontrak yin-yang atau juga dikenal sebagai kontrak ganda. Metode ini pernah dipakai oleh selebritis seperti Fan Bingbing dan Zheng Shuang untuk menggelapkan pajak.

- Advertisement -

Umumnya, ada satu kontrak resmi dengan gaji lebih rendah untuk dilaporkan demi tujuan pajak. Sedangkan kontrak lain dibuat secara pribadi dengan perusahaan produksi dengan gaji yang lebih besar atau gaji sebenarnya.

Zheng Shuang dikatakan membuat empat kontrak dengan para produser A Chinese Ghost Story dan dibayar 160 juta yuan untuk syuting selama 77 hari. Jadi dia dibayar 2 juta yuan per hari.

Kontrak yin-yang menjadi populer saat rumah produksi menawarkan gaji yang tinggi untuk para bintang besar supaya mereka bisa menarik rating lebih tinggi dan sponsor. Sedangkan para aktor yang digaji besar tidak perlu membayar pajak dalam jumlah besar.

- Advertisement -

Panduan baru ini juga menyatakan jika jumlah yang dialokasikan untuk gaji para aktor harus dalam persentase tertentu dari seluruh biaya produksi. Sekalipun persentase ini tidak diungkap, rekomendasi pada 2020 menyatakan jika jumlah gaji total para pemain harus tidak melebihi 40% dari total biaya produksi. Gaji total dua pemeran utama harus tidak melebihi 10 persen dari biaya produksi total.

Sebanyak 80 drama dikabarkan dicekal oleh biro itu karena belum melaporkan biaya produksi total dan gaji para pemain. Rumah produksi dari puluhan drama ini diminta mengirimkan dokumen yang relevan untuk verifikasi. Mereka hanya diizinkan mengirim drama mereka untuk ditinjau isinya setelah laporan keuangan ini disetujui pemerintah.

Sumber: Today Online.

Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted