Narilya Gulmongkolpech Bahas Adegan Panas dalam Film The Medium

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

Tantangan tersulit Yada bukanlah dua adegan panas itu, tapi memerankan Mink secara umum terutama bagian di mana dia kerasukan. Produser film membantu Yada dengan memberikan banyak materi referensi terkait ekspresi wajah dan gerak-gerik tubuh, termasuk semua perilaku yang aneh dan tidak lazim yang ditunjukkan Mink.

“Saya melakukan banyak latihan dan saya memperoleh banyak bantuan dari koreografer Korea Park Jae-in. Gerak-gerik aneh yang dia desain sangatlah kreatif, segar dan realistis!” terang Yada.

Takut syuting di malam hari

Apakah Yada merasa takut dan pernah mengalami peristiwa aneh selama syuting The Medium? Dia berkata jika dia percaya dengan keberadaan hantu. “Setiap kali saya pergi ke tempat angker, saya merasa ketakutan. Beberapa lokasi syuting The Medium menakutkan. Untungnya, tim produksi menciptakan atmosfer yang sangat menarik dengan aktor lain, jadi saya tidak begitu takut,” katanya.

- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest
1 Komentar
Oldest
Newest Most Voted