Terakhir diperbarui pada 26/12/2021 oleh Timotius Ari
Belasan selebritis online dan tiga selebriti lainnya masuk ke dalam daftar hitam yang dirilis the China Association of Performing Arts, badan nirlaba yang didukung oleh pemerintah China* (cek sumber), pada Selasa minggu ini. Mereka diblokir dan masuk daftar hitam karena melanggar hukum atau menciptakan dampak sosial negatif.
Dalam daftar itu terdapat 85 livestreamer dan tiga selebritis yang menghadapi serangkaian hukuman beberapa bulan terakhir termasuk Zheng Shuang, Kris Wu Yifan dan Zhang Zhehan.
[taxopress_relatedposts id=”1″]Dalam beberapa bulan lalu, penyanyi China Kanada Kris Wu ditahan polisi terkait dugaan perkosaan, artis Zheng Shuang dinyatakan bersalah terkait penggelapan pajak dan skandal surogasi. Sedangkan aktor Zhang Zhehan terkena kontroversi foto-foto dirinya berada di Kuil Yasukuni di Jepang.
Mereka yang masuk ke dalam daftar ini tidak bisa memakai layanan live stream yang disediakan oleh platform seperti Douyin, dan platform lainnya. Daftar ini adalah daftar kesembilan dirilis oleh asosiasi itu sejak mereka memulai sistem manajemen daftar hitam pada 2018.
Dalam wawancara, juru bicara asosiasi itu berkata ada sebanyak 446 live streamer yang masuk daftar hitam selama dua tahun terakhir. Daftar itu sekarang juga meliputi selebritis karena beberapa selebritis membuat akun live stream atau menjual barang online.
“Seiring industri hiburan yang berkembang, masalah baru muncul, termasuk lalu lintas internet, estetika yang cacat dan masalah budaya fandom,” ujar sang juru bicara. Mereka berkata beberapa pekerja seni memiliki kesadaran hukum dan moral yang rendah dan beberapa perkataan dan aksi mereka bisa memberikan pengaruh negatif terhadap masyarakat, terutama anak-anak muda.
Sumber: South China Morning Post
*Menurut situs resmi CAPA, cek di sini. CAPA adalah organisasi nasional yang berada dalam pengawasan Kementrian Budaya dan Pariwisata China. Sumber media internasional seperti Reuters juga menulis dengan jelas jika CAPA adalah organisasi yang berhubungan dan didukung oleh pemerintah China. Sumber di sini dan di sini. Reuters adalah media berita internasional dengan ratusan kantor dan korespondensi di seluruh dunia dan sering dipakai sebagai sumber dan acuan dari berbagai media di dunia.