Posted in

Membahas Kostum yang Dipakai Dalam Drama Court Lady

Bagikan

Drama China Court Lady tayang online di platform Tencent Video dan iQiyi pada 15 April. Drama itu dibintangi oleh Li Yitong dan Xu Kai sebagai dua pemeran utama.

Court Lady mengisahkan percintaan antara putri seorang pedagang, Fu Rou (Li Yitong) dan Cheng Chumu (Xu Kai), seorang pria muda yang berasal dari keluarga pejabat. Drama ini juga mengisahkan tentang pertumbuhan kedua karakter itu. Fu tumbuh dari putri seorang pedagang pewarna kain menjadi seorang asisten wanita di kerajaan. Sedangkan Cheng bergabung dengan militer untuk berperang demi negaranya.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Salah satu hal yang mengesankan dalam drama ini adalah setting dan desain kostumnya. Keduanya terinspirasi dari gaya Dinasti Tang, seperti arsitektur, baju dan dekorasi rumah. Ada lebih dari 3.000 kostum yang didesain untuk drama Court Lady, dengan beberapa kostum merupakan warisan budaya non benda nasional seperti tenunan kain sutra Suzhou Kesi, laran (atau batik khas China) dan seni membuat ronghua, bunga beludru. Bunga itu merupakan dekorasi populer untuk festival atau pernikahan dalam budaya China kuno.

Menurut desainer kostum veteran, Doris Song, beberapa warna dan desain kostum dalam drama Court Lady dibuat berdasarkan lukisan dan mural pada Dinasti Tang.

“Sebagai contohnya, pada kepala para tokoh wanita memakai desain yang terinspirasi dari lukisan mural dari gua Mogao di Dunhuang, Provinsi Gansu,” kata Song.

“Kami mencoba menggambarkan esensi keindahan Dinasti Tang lewat desain-desain kami,” jelasnya.

“Warisan budaya non benda itu adalah harta yang membawa kita kembali ke era kemakumaran. Mereka pantas untuk dilihat dan dihargai oleh para penonton saat ini,” tambah Song.

Sumber: China Daily.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *