LayarHijau.com — Drama kostum laga The Journey of Legend mengalami penundaan jadwal tayang yang cukup lama, sehingga menimbulkan kekecewaan dan ketidakpuasan di kalangan konsumen dan penggemar.
Pada 5 Juni 2025, banyak konsumen mengajukan keluhan kepada platform video tempat drama ini seharusnya ditayangkan. Para konsumen menuduh platform tersebut melakukan penipuan karena belum menayangkan drama sesuai janji dan menuntut pengembalian dana (refund).
Menurut keluhan yang beredar, pada tahun lalu platform video tersebut pernah mempromosikan drama ini dalam konferensi promosi investasi, dengan jadwal tayang yang dijanjikan pada kuartal kedua tahun 2025 (April hingga Juni). Untuk mendukung para bintang dan drama ini, banyak penggemar mengisi ulang saldo berlian (diamond) di platform tersebut untuk menonton tayangan dan membeli paket dukungan khusus secara daring.
Namun, hingga awal Juni, penggemar masih belum menerima informasi resmi mengenai tanggal tayang drama tersebut. Beberapa konsumen yang menghubungi layanan pelanggan bahkan mendapatkan konfirmasi bahwa drama ini tidak akan segera ditayangkan dalam waktu dekat. Hal ini membuat konsumen merasa dijanjikan sesuatu yang tidak ditepati, sehingga menuntut refund dari platform, tulis Sohu.
Jumlah dana yang dilaporkan oleh para konsumen yang mengajukan keluhan mencapai antara dua hingga tiga ribu yuan per orang (antara Rp4,4 juta sampai Rp6,9 juta). Sementara itu, halaman pengisian ulang saldo berlian di platform tersebut mencantumkan kebijakan bahwa “setelah pengisian ulang berlian, tidak ada refund tanpa alasan yang sah.”
Drama ini dibintangi oleh Cheng Yi, Guli Nazha, Eleanor Lee Li Kaixin, dan beberapa aktor lainnya. Meski sebelumnya sudah beberapa kali dijadwalkan tayang, drama ini hingga kini belum juga mengudara. Beredar rumor di dunia maya bahwa drama ini akan tayang pada masa liburan musim panas akhir Juni nanti, namun hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak platform maupun produksi.
Kekecewaan penggemar dan konsumen yang merasa dirugikan terus meningkat, dan mereka berharap platform segera memberikan penjelasan serta solusi terkait penundaan dan permintaan refund tersebut.










