LayarHijau.com — Sebuah insiden tragis mengguncang sebuah kompleks perumahan di Shaoguan, Tiongkok, ketika seekor kura-kura jatuh dari ketinggian dan menimpa seorang anak kecil yang sedang bermain di area terbuka. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa sang anak tidak tertolong. Peristiwa memilukan ini mengundang duka mendalam, baik bagi keluarga korban maupun masyarakat luas.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum merilis secara resmi usia anak yang menjadi korban, namun dalam laporan media disebutkan bahwa ia masih berusia sangat muda. Peristiwa ini sempat trending di Weibo pada hari ini, Selasa, 10 Juni 2025.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini terjadi pada akhir tahun lalu ketika keluarga bermarga Zhao sedang berada di lingkungan perumahan mereka. Tanpa diduga, seekor kura-kura jatuh dari atas gedung dan menghantam kepala anak mereka. Meskipun segera mendapat penanganan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Penyelidikan kemudian menemukan bahwa kura-kura tersebut merupakan milik seorang penghuni bernama Zhang. Setelah insiden tersebut, keluarga Zhao mencoba menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dengan Zhang, pihak pengelola properti, dan perusahaan asuransi, namun tidak berhasil mencapai kesepakatan. Kasus ini pun dibawa ke Pengadilan Rakyat Distrik Wujiang, Shaoguan.
Putusan Pengadilan: Pemilik Hewan Bertanggung Jawab
Dalam persidangan, pengadilan merujuk pada Pasal 1245 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Tiongkok, yang menyatakan bahwa pemilik atau pengelola hewan wajib menanggung kerugian yang ditimbulkan hewan peliharaannya, kecuali dapat dibuktikan bahwa korban telah lalai atau bertindak dengan sengaja.
Karena korban adalah anak kecil dan tidak ada bukti kelalaian di pihaknya, pengadilan menyatakan bahwa Zhang, sebagai pemilik kura-kura, harus bertanggung jawab sepenuhnya atas insiden tersebut.
Pengelola Properti dan Asuransi Tidak Dapat Dihukum
Gugatan keluarga Zhao terhadap perusahaan pengelola properti dan pihak asuransi ditolak, karena pengadilan menyatakan tidak ditemukan bukti bahwa pihak pengelola gagal menjalankan kewajiban pengamanan. Dengan demikian, mereka dibebaskan dari tanggung jawab, dan perusahaan asuransi pun tidak diwajibkan membayar kompensasi.
Ganti Rugi dan Mediasi
Pada putusan tingkat pertama, Zhang dijatuhi kewajiban membayar ganti rugi sebesar 1,28 juta yuan kepada keluarga Zhao — setara dengan sekitar Rp2,9 miliar. Ia sempat mengajukan banding, namun kemudian sepakat untuk menyelesaikan kasus ini secara damai melalui mediasi. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Zhang akan membayar ganti rugi secara bertahap dengan masa tenggang 30 hari.
Refleksi dan Harapan
Kematian seorang anak adalah kehilangan yang luar biasa menyakitkan, terlebih ketika disebabkan oleh kejadian yang begitu tak terduga. Insiden ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya tanggung jawab dalam memelihara hewan, terutama di lingkungan permukiman bertingkat.
Semoga keluarga korban diberi kekuatan dan penghiburan di tengah duka yang mendalam, dan semoga tragedi serupa tidak terulang kembali.
Sumber: Guangzhou Daily via Huanqiu.com










