LayarHijau.com – Drama Royal Court Ballad (御廷谣) kembali menjadi pusat perhatian publik setelah produser kontroversial Yu Zheng kembali menyinggung masalah top billing dalam siaran langsungnya. Ucapannya segera menjadi trending nomor satu di Weibo pada Senin, 16 Juni 2025, dan menghidupkan kembali perdebatan soal dinamika kekuasaan dalam industri drama Tiongkok.
Dalam siarannya, Yu Zheng menyatakan bahwa aktris Wu Jinyan telah lolos seleksi sebagai pemeran utama wanita untuk Royal Court Ballad. Namun proses produksi tertahan karena pihak investor dari aktor pria yang mereka tunjuk tidak mau melanjutkan jika aktor yang mereka dukung hanya mendapat posisi kedua.
“Kalau Wu Jinyan tidak menyerahkan posisi top billing, kami tidak bisa mulai syuting. Tapi saya tidak rela menyerahkan posisi pertama ke bocah itu,” ujar Yu Zheng tanpa menyebutkan nama.
Pernyataan ini langsung menyulut spekulasi di kalangan pengguna Weibo. Banyak yang meyakini bahwa aktor yang dimaksud adalah Chen Zheyuan, yang sebelumnya memang dirumorkan menjadi lawan main Wu Jinyan dalam proyek tersebut. Dugaan ini diperkuat oleh komentar-komentar seperti:
“Yu Zheng bicara soal Royal Court Ballad dalam siaran langsung, katanya Chen Zheyuan adalah pilihan investor untuk jadi pemeran utama pria. Tapi dia tidak mau terima posisi kedua. Kalau kami tidak sepakat soal urutan nama, drama ini tidak bisa mulai syuting. Sementara kalau diganti aktor lain, investornya tidak setuju. Menurut saya, kami sepakat dengan posisi setara sejak awal juga sudah cukup bagus.”
“Sebagai aktris yang pernah membintangi dua drama hit, Story of Yanxi Palace dan The Double (Mo Yu Yun Jian), Wu Jinyan tetap harus menghadapi kompromi soal peringkat nama. Ini memicu perbincangan soal betapa sulitnya aktris perempuan naik kelas, sementara aktor pria lebih sering didukung investor.”
Sebelumnya, Chen Zheyuan disebut-sebut bersaing dengan Xin Yunlai dan Chen Xinhai untuk menjadi pemeran utama pria. Namun, karena Royal Court Ballad sejak awal dirancang sebagai drama berfokus pada karakter perempuan, rumor menyebut bahwa permintaan sang aktor untuk posisi top billing pertama sulit dipenuhi.
Namun demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Chen Zheyuan mengenai keterlibatannya dalam drama tersebut, maupun soal tuntutan posisi first billing. Dalam kondisi ini, muncul pertanyaan yang wajar: jika belum ada klarifikasi, lalu publik langsung menunjuk satu nama sebagai penyebab masalah—apakah itu adil?
Perseteruan ini memang menyorot kembali realita pahit bahwa aktris perempuan sering kali harus berkompromi dalam posisi mereka di proyek-proyek besar. Tapi di sisi lain, aktor seperti Chen Zheyuan juga bisa menjadi korban pemberitaan sepihak dan asumsi publik yang terburu-buru. Dalam kasus ini, beban ekspektasi dan tekanan dari pihak investor tidak selalu mencerminkan keinginan pribadi sang aktor.
Wu Jinyan sendiri dikenal lewat perannya yang ikonik di Story of Yanxi Palace (延禧攻略), dan baru-baru ini kembali populer berkat The Double (墨雨雲間). Setelah tujuh bulan vakum karena proses persalinan, ia disebut-sebut siap kembali lewat drama ini.
Namun dengan ketegangan di balik layar yang masih belum terselesaikan, publik kini bertanya-tanya apakah Royal Court Ballad akan benar-benar menjadi ajang comeback Wu Jinyan atau justru batal karena tarik ulur kekuasaan antara aktor, produser, dan investor.










[…] drama Royal Court Ballad kembali menjadi bahan pembicaraan panas di Weibo. Produser Yu Zheng dalam siaran langsungnya pada Senin, 16 Juni 2025, mengungkap bahwa Wu Jinyan sebenarnya sudah lolos sebagai pemeran utama […]