LayarHijau.com – Drama pendek Qilin Delivers Children, Bringing Blessings from Heaven (judul Mandarin: 麒麟送子,天降喜福) menjadi sorotan publik Tiongkok karena menampilkan jalan cerita yang ekstrem dan tidak masuk akal. Dalam drama ini, tokoh utama perempuan digambarkan melahirkan 99 anak laki-laki dalam satu kali kehamilan. Bayi-bayi itu bahkan ditumpuk seperti “gulungan daging sapi” dan dibawa ke istana untuk menemui sang kaisar. Setelah menuai kontroversi, drama ini kini telah ditarik dari platform, meskipun sebelumnya telah ditonton lebih dari 44 juta kali.
Kisah dalam drama tersebut bermula saat sang tokoh perempuan secara ajaib mengandung “benih naga” dan memicu pertanda keberuntungan berupa “Qilin Menginjak Awan”. Dalam mitologi Tiongkok, qilin adalah makhluk suci berkaki empat yang melambangkan kedamaian, keberuntungan, dan kelahiran anak berbakat. Fenomena ini disebut sebagai pertanda bahwa sang anak akan membawa keberkahan besar bagi negara. Namun alih-alih dipuji, cerita tersebut justru dikritik karena dianggap menodai budaya tradisional dan memosisikan perempuan semata-mata sebagai alat reproduksi.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Salah satu adegan bahkan menampilkan karakter guru negara jahat yang menuduh para bayi sebagai “makhluk jahat yang akan menghancurkan masa depan bangsa”. Kritik juga mengarah pada ketidakmasukakalan plot, karena secara medis, jumlah kelahiran dalam satu kehamilan manusia hanya bisa mencapai 15–20 bayi, dan itupun sangat langka dan berisiko tinggi.
Aktor utama drama ini, Wang Yuwei, akhirnya memberikan tanggapan dalam siaran langsung pada 15 Juni. Ia mengaku menyesal menerima proyek tersebut dan menyalahkan agennya. “Saya juga baru sadar jalan ceritanya segila ini waktu baca skrip. Benar-benar gila. Saya pun terima tanpa baca naskahnya,” kata Wang Yuwei dilansir dari Jiupai News.
Sementara itu, sutradara drama tersebut menanggapi melalui media sosial, “Waktu syuting saya sudah merasa seperti mau gila. Kalau ada yang protes, silakan cari penulisnya. Ini semua idenya.”
Reaksi netizen pun bermunculan, mulai dari rasa geli hingga kemarahan. Beberapa komentar populer menyebut:
“Drama ini hidup di dunianya sendiri, nggak tahu realita.”
“Vulgar, lebay, dan cuma cari sensasi. Tapi kok bisa viral?”
“Drama tanpa otak. Kalau kamu seriusin, kamu yang kalah.”
Kontroversi ini kembali membuka diskusi soal batas kreativitas dan tanggung jawab dalam memproduksi drama pendek daring yang saat ini tengah booming di Tiongkok. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana tontonan semacam ini bisa lolos produksi dan bahkan populer sebelum akhirnya diturunkan dari platform.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


