Posted in

Mata Sun Qian Berkaca-kaca Menahan Tangis di Acara Perpisahan The Early Spring, Jing Boran Ucapkan Dialog Ikonik Drama

Bagikan

LayarHijau.com – Drama China The Early Spring (早春晴朗) resmi tamat setelah menghadirkan kisah cinta rahasia selama enam tahun antara Shang Zhi Tao dan Luan Nian. Pada 13 September 2026, Jing Boran dan Sun Qian yang memerankan pasangan tersebut menghadiri acara perpisahan drama di Beijing. Acara yang awalnya berlangsung hangat berubah menjadi momen penuh haru ketika Sun Qian terlihat berkaca-kaca menahan tangis.

Sun Qian Berkaca-kaca Saat Penggemar Membacakan Surat

Dalam acara tersebut, penggemar diberi kesempatan untuk membacakan surat dan membagikan pengalaman mereka selama mengikuti perjalanan The Early Spring, termasuk kecintaan mereka terhadap karakter Shang Zhi Tao.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Sun Qian yang berdiri di atas panggung tampak semakin emosional ketika mendengarkan cerita para penggemar. Matanya perlahan berkaca-kaca dan ia terlihat berusaha menahan tangis, tetapi tetap tidak mampu menyembunyikan rasa harunya.

Bagi Sun Qian, perpisahan dengan Shang Zhi Tao terasa lebih berat dibandingkan proyek lain yang pernah ia jalani. Dalam wawancara sebelumnya, ia pernah mengungkapkan bahwa The Early Spring merupakan drama dengan “rasa patah hati paling kuat” yang pernah ia bintangi.

Selama menjalani proses syuting, Sun Qian benar-benar membenamkan dirinya dalam kehidupan Shang Zhi Tao. Ia mengikuti perjalanan karakter tersebut dari seorang pekerja muda yang masih mencari pijakan hingga menjadi perempuan yang mampu berdiri sendiri, termasuk menghadapi berbagai persoalan pekerjaan, hubungan asmara, dan pilihan hidup.

Di atas panggung, Sun Qian menyampaikan pesan kepada para penonton sambil berusaha menahan tangis.

“Semoga kalian semua bisa menjadi pahlawan bagi diri sendiri, mencintai orang yang kalian cintai, dan melakukan hal yang kalian sukai.”

Pesan tersebut membuat suasana semakin emosional. Sun Qian juga mengungkapkan bahwa perjalanan Shang Zhi Tao sebagai perempuan yang meninggalkan kampung halaman untuk berjuang di Beijing memiliki kemiripan dengan kehidupannya sendiri.

Sun Qian berasal dari Harbin dan kemudian pergi ke Beijing untuk mengejar impiannya. Setelah berbulan-bulan menjalani proses syuting dengan pendekatan yang sangat mendalam terhadap karakter, ia merasa memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Shang Zhi Tao sehingga sulit untuk benar-benar berpisah dari karakter tersebut setelah drama selesai.

Jing Boran Ucapkan Dialog Ikonik tentang “Patung Es”

Melihat Sun Qian terbawa emosi, Jing Boran juga tidak mampu menyembunyikan rasa harunya. Matanya tampak memerah ketika mengikuti sesi pembacaan surat bersama para penggemar.

Saat pembawa acara meminta Jing Boran menyampaikan sesuatu kepada penonton, ia justru memilih mengutip dialog Luan Nian dalam drama:

“Kita tidak akan berakhir. Kalau memang harus berakhir, kita akan menjadi patung es bersama.”

Dialog tersebut merupakan salah satu ucapan ikonik Luan Nian ketika Shang Zhi Tao mengusulkan perpisahan. Dengan mengucapkan kembali dialog tersebut di acara perpisahan, Jing Boran seolah menghidupkan kembali hubungan Luan Nian dan Shang Zhi Tao di hadapan para penggemar.

Jing Boran kemudian meneriakkan, “Tidak akan pernah bubar,” sebagai pesan terakhir untuk para penggemar yang hadir.

Momen tersebut dianggap sebagai cara Luan Nian mengucapkan selamat tinggal kepada Shang Zhi Tao dan menjadi salah satu bagian paling mengharukan dalam acara perpisahan tersebut.

Jing Boran dan Sun Qian Diam-diam Pegangan Tangan

Tidak semua momen dalam acara tersebut berlangsung mengharukan. Jing Boran dan Sun Qian juga membuat penggemar heboh ketika kembali memperagakan salah satu adegan ikonik The Early Spring.

Saat menunggu di sisi panggung, keduanya terlihat diam-diam berpegangan tangan. Jing Boran membelakangi Sun Qian sambil meletakkan tangannya di belakang tubuh dengan telapak tangan menghadap ke arahnya.

Sun Qian kemudian perlahan mengulurkan tangannya dan menggenggam tangan Jing Boran.

Momen tersebut merupakan reka ulang adegan ketika Luan Nian dan Shang Zhi Tao diam-diam berpegangan tangan di area parkir dalam drama.

Setelah berpegangan tangan, keduanya dengan cepat melepaskan tangan karena terlihat malu. Interaksi tersebut justru menjadi salah satu momen yang paling banyak menarik perhatian penggemar.

Perbedaan antara hubungan Luan Nian dan Shang Zhi Tao yang penuh tarik-ulur dalam drama dengan reaksi Jing Boran dan Sun Qian yang terlihat malu-malu di atas panggung membuat penggemar menilai momen tersebut memiliki chemistry yang kuat.

Sun Qian Berhasil Membungkam Keraguan soal Shang Zhi Tao

Penampilan Sun Qian sebagai Shang Zhi Tao juga menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian sepanjang penayangan The Early Spring.

Ketika pertama kali diumumkan sebagai pemeran Shang Zhi Tao, sebagian penggemar novel sempat mempertanyakan kecocokan Sun Qian dengan karakter tersebut, termasuk karena penampilan fisik dan tinggi badannya yang mencapai 172 sentimeter.

Namun, penilaian tersebut perlahan berubah setelah drama tayang. Sun Qian mendapat pujian berkat kemampuannya menyampaikan emosi karakter serta menggambarkan perkembangan Shang Zhi Tao secara meyakinkan.

Momen ketika mata Sun Qian berkaca-kaca dan ia berusaha menahan tangis dalam acara perpisahan tersebut kembali memperlihatkan seberapa besar keterikatan emosionalnya terhadap karakter yang ia perankan setelah berbulan-bulan menjalani proses syuting.

The Early Spring diadaptasi dari novel berjudul sama karya penulis dengan nama pena Guniang Bie Ku (姑娘別哭, “Girl, Don’t Cry”). Drama ini tayang secara bersamaan di Youku dan Netflix.

Selama penayangannya, The Early Spring mencatat performa kuat, termasuk menjadi drama romantis modern Youku tercepat pada 2026 yang mencapai tonggak 10.000 popularitas. Drama ini juga bertahan selama dua pekan berturut-turut di posisi kedua Netflix Global Top 10 untuk kategori TV non-Inggris.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Via0

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *