Dua Aktor BL Revenged Love Dikabarkan Kena Soft Ban di China, Gara-Gara Terlalu Populer?

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Drama BL Revenged Love (逆爱) mendadak menjadi sorotan panas di China setelah dua pemeran utamanya, Tian Xuning dan Ziyu, dikabarkan mengalami soft ban atau larangan tampil tidak resmi di industri hiburan. Meski sejumlah orang menuding skandal pribadi Tian Xuning sebagai penyebabnya, banyak analis industri meyakini alasan utamanya adalah kepopuleran mereka yang meledak hingga melampaui batas aman yang diawasi ketat pemerintah.

Sepanjang sebulan terakhir, duo Tian Xuning dan Ziyu mendominasi trending topic Weibo lebih dari 500 kali. Jumlah ini melampaui bintang top seperti Liu Yuning dari A Dream Within A Dream (书卷一梦) maupun Xiao Zhan dari Legend of Zang Hai (藏海传). Bahkan pemerintah China ikut menyoroti euforia ini karena genre BL (boy’s love) masih tergolong sensitif dan dilarang tayang resmi di dalam negeri. Banyak yang menilai, drama ini telah melanggar “garis merah” aturan budaya, memicu tindakan pembatasan diam-diam.

Awalnya, Revenged Love hanya tayang di platform luar China daratan melalui jalur siaran di negara atau wilayah sekitar China, demi menghindari larangan BL. Namun efeknya justru berbalik: para penggemar China menggunakan VPN untuk menontonnya, menciptakan fenomena tontonan yang luar biasa besar. Popularitas drama ini bahkan mengalahkan drama-drama utama musim panas seperti A Dream Within A Dream, In the Name of Blossom (锦绣芳华), dan The Princess’s Gambit (桃花映江山), membuat drama BL ini menjadi yang paling ramai diperbincangkan.

- Advertisement -

Tian Xuning dan Ziyu berhasil memikat jutaan penggemar, khususnya kalangan fujo, sebutan untuk perempuan yang menggemari genre boy’s love (BL). BL adalah genre fiksi yang menampilkan kisah romansa antara dua karakter laki-laki, ditulis dan dipasarkan terutama untuk penonton perempuan. Para penggemar ini bukan sekadar penonton pasif; mereka aktif menciptakan fan art, fan fiction, dan mendukung chemistry (CP) antara para pemeran pria, baik di dalam maupun di luar cerita, tulis Upmedia.

Sayangnya, kabar soft ban mulai beredar luas. Tian Xuning disebut telah digantikan dalam drama barunya One Day in July (七月的一天), sementara kemunculannya di variety show populer Hello, Saturday (你好,星期六) dikabarkan telah dihapus. Ziyu pun mengalami penghentian mendadak pada kontrak iklan jangka pendek dan pembatalan keikutsertaannya dalam acara variety tersebut.

Selain dugaan karena popularitas mereka yang kelewat tinggi, Tian Xuning juga diterpa rumor kehidupan pribadi yang rumit. Ia sempat dituduh memiliki anak di luar nikah—klaim yang telah ia bantah—dan dikaitkan dengan beberapa perempuan seperti influencer Susu, Ruoruo, Junjun, hingga aktris web drama Fujisawa Wen. Meskipun tuduhan perselingkuhan itu belum terbukti, reputasinya sudah telanjur tercoreng. Setelah beberapa hari diam, Tian Xuning akhirnya memberi klarifikasi pada 11 Juli, menyatakan dirinya masih lajang dan belum pernah menikah atau memiliki anak. Ia juga meminta maaf karena masalah pribadinya menjadi konsumsi publik, serta mengumumkan bahwa tim hukumnya akan menangani penyebaran rumor tersebut.

- Advertisement -

Namun, pengamat industri yakin penyebab utama soft ban ini adalah popularitas Revenged Love yang kelewat besar. Berdasarkan hitungan netizen, Tian Xuning muncul di trending topic sebanyak 536 kali dalam sebulan terakhir, diikuti Ziyu dengan 503 kali. Sebagai perbandingan, Liu Yuning dari A Dream Within A Dream hanya muncul 150 kali, sedangkan Xiao Zhan dan bintang lainnya jauh di bawah. Jumlah ini membuat dua aktor muda itu “menguasai” trending topic setiap hari, hingga akhirnya menarik perhatian otoritas yang disebut mulai mengambil tindakan “pendinginan”.

Soft ban sendiri adalah larangan tidak resmi yang bersifat sementara. Biasanya ditandai dengan pembatalan penayangan program, penghapusan promosi, atau penghentian kontrak kerja, tanpa ada pernyataan resmi dari pemerintah maupun agensi. Meski tidak diumumkan secara terbuka, dampaknya terasa dari hilangnya artis tersebut dari layar kaca dalam waktu tertentu.

Media lokal melaporkan bahwa mereka berdua kemungkinan besar menghadapi soft ban jangka pendek. Sementara itu, produser Revenged Love, Chai Jidan, yang juga dikenal sebagai penulis spesialis genre BL, dikabarkan ikut terseret dalam masalah ini. Sejak genre BL dilarang secara resmi di China, Revenged Love tayang melalui platform luar negeri, namun tak disangka sukses besar dan viral kembali di dalam negeri, hingga akhirnya memicu tindakan pengawasan.

Namun, sebagian fans tidak percaya begitu saja dengan rumor ini. Mereka menemukan bahwa dalam jadwal produksi One Day in July, nama Tian Xuning masih tercantum. Penundaan jadwal syuting di Xiamen beberapa waktu lalu kemungkinan besar karena cuaca buruk, bukan karena pergantian pemain. Ziyu sendiri masih aktif hadir di siaran langsung variety show Smile Cafe Shop No. 1 (微笑一号店), menandakan jadwal pekerjaannya berjalan normal. Beberapa netizen juga menduga rumor soft ban ini sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang iri dengan popularitas mereka berdua, demi meredam pertumbuhan pesat karier mereka yang dianggap “mengambil terlalu banyak pangsa pasar”.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments