Legend of The Female General Pakai AI Ganti Wajah Aktor yang Terjerat Kasus Hukum

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Zhou Ye melejit lewat drama Scent of Time (为有暗香来) dan Love Me, Love My Voice (很想很想你). Kini, ia bersama Cheng Lei membintangi drama kostum Legend of The Female General (锦月如歌) yang tayang di Tencent dan MangoTV. Drama ini langsung meraih posisi puncak rating saat penayangan perdana, dengan masing-masing platform memuat empat iklan, menandakan performa awal yang sangat baik.

Drama ini diadaptasi dari novel karya Qianshan Chake berjudul 重生之女将星. Namun, proses penayangannya sempat terhambat akibat masalah hukum yang menimpa pemeran pendukung pria ketiga, Li Mingde, yang memerankan karakter Cheng Lisu. Pada Februari lalu, Li Mingde ditangkap dan dipenjara selama enam bulan karena merusak mobil orang lain saat mabuk dan menolak membayar ganti rugi. Statusnya sebagai artis dengan catatan buruk membuat seluruh karyanya dilarang tayang di Tiongkok.

Tim produksi pun bergerak cepat dengan memanggil Li Qing, aktor dalam drama A Dream within A Dream (书卷一梦), untuk menggantikan wajah Li Mingde melalui teknologi AI. Proses penggantian ini menggunakan metode dynamic skeletal matching dan micro-expression capture, dengan biaya lebih dari 6 juta yuan atau sekitar Rp13,7 miliar, dan diselesaikan dalam waktu 72 jam. Meski demikian, hasilnya menuai kritik. Netizen menilai proporsi tubuh Li Qing yang lebih pendek dibanding Li Mingde (183 cm) membuat sambungan leher terlihat janggal. Beberapa bahkan menyebutnya seperti “AI patung lilin”.

- Advertisement -

Kontroversi semakin memanas karena karakter Cheng Lisu di drama mengalami perubahan signifikan dari novel aslinya. Dalam versi televisi, unsur dari dua karakter lain, Lin Shuanghe dan He Yunsheng, digabung ke dalam Cheng Lisu. Hubungan tokoh ini dengan Song Taotao (Zhang Miaoyi), yang awalnya hanya sekadar hubungan tarik-ulur di novel, diubah menjadi pernikahan dalam drama. Perubahan tersebut membuat penggemar setia novel merasa kesal dan menuduh produksi melakukan “modifikasi berlebihan” terhadap cerita.

Kasus AI ganti wajah bukan hal baru di industri drama Tiongkok. Sebelumnya, drama The Journey of Legend (赴山海) yang dibintangi Cheng Yi juga menghadapi masalah serupa setelah pemeran wanita kedua, Li Kaixin, terjerat kontroversi politik. Perannya kemudian digantikan oleh aktris dalam drama Unparalleled Love (念无双) menggunakan teknologi AI. Banyak pihak khawatir jika efek penggantian wajah tetap terlihat aneh seperti di Legend of The Female General, hal itu dapat menurunkan minat penonton dan memengaruhi rating drama.

Sumber: Upmedia

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments