Yang Yang Ungkap Alasan “Menghilang” Selama 2 Tahun, Bahas Soal Akting dan Peran

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Aktor Tiongkok Yang Yang akhirnya buka suara soal jarangnya tampil di depan publik selama dua tahun terakhir. Popularitasnya sempat menurun setelah perannya dalam drama Fireworks of My Heart bersama Wang Churan, di mana aktingnya sempat mendapat kritik karena dianggap kurang natural. Ia juga menghadapi rumor asmara dengan lawan mainnya, yang sempat memengaruhi persepsi publik terhadap dirinya. Beberapa komentarnya di wawancara sebelumnya juga menuai tanggapan beragam dari publik, yang turut memengaruhi citranya, tulis Upmedia.

Yang Yang dikenal luas melalui drama populer Love O2O dan You Are My Glory, yang menegaskan posisinya sebagai salah satu aktor papan atas Tiongkok. Sejak debut dengan The Lost Tomb dan Whirlwind Girl pada 2015, ia berhasil mengumpulkan jutaan pengikut di Weibo, dengan lonjakan besar setelah Love O2O. Drama-drama berikutnya, termasuk You Are My Glory dan Who Rules the World, semakin mengukuhkan reputasinya sebagai aktor top.

Meski menghadapi masa sulit, Yang Yang tetap fokus pada pengembangan akting. Ia kembali dengan penampilan lebih matang dalam drama fantasi The Immortal Ascension, yang diadaptasi dari novel A Record of a Mortal’s Journey to Immortality. Dalam drama ini, ia memerankan Han Li, seorang pemuda desa yang berjuang dari kehidupan biasa menuju status dewa. Perjalanan Han Li yang penuh tantangan dan pertumbuhan karakter diperankan dengan serius dan natural oleh Yang Yang, sehingga penampilannya berhasil mendapatkan pujian dari penggemar dan membawa citranya kembali ke puncak popularitas.

- Advertisement -

Dalam wawancara terbaru dengan CCTV, Yang Yang berbagi refleksinya tentang masa-masa sulit: “Selama periode itu, mungkin orang-orang kurang menyukai saya, jadi saya memutuskan untuk tampil lebih jarang di depan publik.” Saat ditanya, “Han Li memilih untuk terus berkembang saat menghadapi kesulitan. Apakah hal yang sama berlaku dalam hidupmu?”, ia menjawab bahwa sebagai aktor tentu ada kesulitan, dan periode itu menjadi waktu belajar dan introspeksi. Ia menekankan pentingnya kritik untuk proses belajar: “Sebagai aktor, tidak semua orang akan menyukai semua hal, tapi yang penting adalah tetap tulus, positif, dan menghargai setiap kesempatan.”

Netizen memuji sikapnya yang rendah hati dan tenang menghadapi masa-masa sulit, menunjukkan perubahan signifikan dari sikapnya dua tahun lalu. Kini, dengan akting yang lebih matang dan reflektif, Yang Yang membuktikan bahwa ia mampu mengatasi tantangan dan kembali ke puncak kariernya.

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments