Pesan Terakhir Yu Menglong untuk Ibunya Diduga Bocor, Netizen Meragukan Keasliannya

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Aktor Tiongkok berusia 37 tahun, Yu Menglong, yang dikenal melalui serial Eternal Love (三生三世十里桃花), meninggal dunia di Beijing pada 11 September lalu. Sang ibu menyatakan bahwa ia terjatuh dari gedung setelah minum alkohol, dan tidak ada unsur kriminal yang ditemukan. Namun, baru-baru ini seorang selebritas internet daratan Tiongkok mengklaim telah memperoleh pesan terakhir Yu Menglong dengan seizin sang ibu.

Dalam pesan itu, Yu diduga mengaku dipermainkan oleh seorang pria lebih tua yang dikenal dengan sebutan “Pangeran”. Ia menulis, “Setiap kali melihat angka-angka transfer bank itu, aku merasa mual dan ingin muntah.” Kalimat dramatis ini langsung menuai keraguan luas dari netizen.

Seorang YouTuber bernama “Lao Deng” membagikan apa yang diduga sebagai pesan terakhir Yu Menglong untuk ibunya. Ia menuliskan bahwa dirinya dikurung di sebuah apartemen yang gelap gulita. “Aku harus buru-buru mengucapkan selamat tinggal, Bu, karena mereka bisa saja masuk dan membunuhku kapan saja. Ini bukan lelucon atau halusinasi.” Dalam pesan itu, ia mengaku putus asa dan tidak mengerti mengapa dirinya terjebak dalam keadaan demikian, padahal hanya ingin debut lewat dunia akting. Ia juga meminta maaf kepada ibunya, sambil mengenang momen ketika ia pertama kali mendapat peran dan ibunya dengan gembira membuatkan pangsit untuk merayakan. “Tapi siapa sangka kegelapan industri ini jauh melebihi bayanganku.”

- Advertisement -

Lebih lanjut, pesan itu menyebut bahwa setelah masuk ke masyarakat, ia harus berkompromi dengan ketidakadilan. “Kalau kau bertahan pada prinsipmu, kau akan binasa,” tulisnya. Ia mengaku bisa masuk daftar hitam atau terancam bahaya jika menolak tunduk pada orang berkuasa. Ia bahkan menulis bahwa dirinya dijadikan pion untuk pencucian uang, menerima jumlah transfer yang sangat besar namun baginya terasa seperti racun. “Bu, tahukah kau, setiap kali melihat angka-angka transfer bank itu, aku merasa mual dan ingin muntah. Itu bukan uangku, itu kotor dan berdarah.” Ia menutup pesannya dengan mengaku gagal melarikan diri, sehingga hanya bisa mengucapkan selamat tinggal kepada ibunya.

Meski demikian, banyak netizen yang meragukan keaslian pesan ini. Seorang pengguna berkomentar, “Dari pemahamanku tentang dia, besar kemungkinan ia sedang menghindari pembahasan ini.” Ada pula yang mempertanyakan logika pesan tersebut. “Kalau benar kejadian itu nyata, tentu keluarganya akan jadi target berikutnya. Kata-katanya terlalu indah, tidak seperti orang yang tertekan hingga bunuh diri.” Komentar lainnya menyebut, “Kalau punya waktu untuk menulis sepanjang ini, kenapa tidak menghubungi Huahua atau Yang Mi? Aneh sekali,” “Ini cuma fantasi,” “Sama sekali bukan gaya bahasanya Yu Menglong,” hingga “Palsu sekali. Siapa yang percaya itu benar-benar bodoh.”

Sumber: China Times News Network

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
TAGGED:
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments