Ending Bon Appétit, Your Majesty: Ini Sejarah Kelam Sumber Inspirasi Drama Netflix Itu

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Netflix baru saja menayangkan episode terakhir drama Bon Appétit, Your Majesty (폭군의 셰프). Dibintangi Im Yoon-a sebagai koki modern Yeon Ji-yeong (연지영) yang terlempar ke masa Dinasti Joseon, serta Lee Chae-min sebagai Raja Yi Heon (이헌), drama ini memadukan kisah cinta, komedi kuliner, dan intrik istana. Meski dikemas ringan, cerita Bon Appétit, Your Majesty sarat dengan rujukan pada sejarah nyata, khususnya masa pemerintahan Yeonsangun (연산군), raja ke-10 Joseon yang terkenal sebagai penguasa tiran.

Permaisuri Yun (윤씨): ibu Yeonsangun yang dibuang

Yeonsangun adalah putra Raja Seongjong (성종) dan Permaisuri Yun (폐비 윤씨). Awalnya Permaisuri Yun sangat dicintai, tetapi sifat pencemburunya menimbulkan konflik. Catatan sejarah menyebut ia pernah membawa racun arsenik dan terlibat perselisihan dengan Ratu Dowager Insu (인수대비). Puncaknya terjadi saat ia melukai wajah Seongjong dalam pertengkaran. Setelah itu, Permaisuri Yun dicopot dari kedudukannya dan pada 1482 diperintahkan bunuh diri dengan minum racun.

Sebelum meninggal, ia menitipkan sapu tangan berlumuran darah kepada keluarganya agar kelak diberikan pada putranya. Benda itu akhirnya sampai ke tangan Yeonsangun setelah ia naik takhta, dan justru menjadi pemicu dendam serta kekejaman dalam pemerintahannya.

- Advertisement -

Mengapa putra permaisuri yang dibuang tetap naik takhta?

Meski ibunya dibuang dan dipaksa mati ketika ia masih kecil, Yeonsangun sejak awal sudah diangkat sebagai putra mahkota. Gelarnya tidak pernah dicabut. Karena itu, ketika Seongjong wafat pada 1494, Yeonsangun secara sah naik takhta sebagai raja ke-10 Dinasti Joseon.

Sistem ‘Chae Hong’ (채홍): perempuan dipaksa masuk istana

Salah satu kebijakan Yeonsangun yang paling terkenal adalah “Chae Hong” (채홍). Ia memerintahkan pejabat untuk mencari perempuan dari seluruh negeri untuk dijadikan penghibur istana, tanpa memandang status sosial atau usia. Jumlah perempuan begitu banyak hingga Yeonsangun mengubah kuil Buddha dan lembaga pendidikan Sungkyunkwan (성균관) menjadi tempat hiburan. Kebijakan ini memicu amarah rakyat meski keluarga perempuan diberi kompensasi berupa pembebasan pajak dan kerja rodi.

Jang Nok-su (장녹수): asal-usul tokoh Kang Mok-ju dalam drama

Dalam drama, karakter Kang Mok-ju (강목주) yang diperankan Kang Han-na terinspirasi dari sosok Jang Nok-su (장녹수). Ia lahir dari keluarga rendah, pernah menikah dan memiliki anak, lalu menjadi gisaeng (기생) di rumah Pangeran Je-an (제안대군). Di sanalah Yeonsangun jatuh hati pada kecantikan dan bakat seninya.

- Advertisement -

Setelah masuk istana, Jang Nok-su mendapat kedudukan resmi sebagai selir dengan pengaruh besar. Ia pandai memanipulasi emosi raja, membuat Yeonsangun semakin larut dalam pesta pora. Ia juga membantu keluarganya memperkaya diri dengan memanfaatkan posisinya.

Akhir tragis Yeonsangun dan Jang Nok-su

Pemerintahan Yeonsangun yang penuh kekejaman berakhir dalam Kudeta Jungjong (중종반정) pada 1506. Yeonsangun dilengserkan, dibuang ke Pulau Ganghwa (강화도), dan meninggal di sana. Jang Nok-su ditangkap dan dieksekusi dengan tuduhan sebagai “wanita penggoda yang menghancurkan negara”.

Bon Appétit, Your Majesty membingkai kisah tragis ini lewat tokoh fiksi Yeon Ji-yeong yang memasak dengan ketulusan bagi Raja Yi Heon. Dengan cara itu, drama ini menghadirkan hiburan romantis sekaligus mengingatkan penonton pada sisi kelam sejarah Dinasti Joseon.

Sumber: Beauty123.com

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments