LayarHijau.com – Aktor asal Tiongkok, Yu Menglong, dikabarkan meninggal dunia akibat jatuh dari ketinggian. Meskipun kepolisian menegaskan kasus ini bukan pembunuhan, berbagai kejanggalan memicu spekulasi publik, termasuk rumor meresahkan mengenai “penyiksaan” dan “koneksi tersembunyi.”
Salah satu pemicu kontroversi adalah viralnya daftar “17 orang yang hadir di pesta makan malam.” Yu Menglong dilaporkan menghadiri pertemuan di rumah temannya pada malam sebelum meninggal. Lebih dari 10 orang hadir, termasuk aktor, sutradara, produser, dan aktris Song Yiren. Meski belum ada bukti keterkaitan langsung, publik mengaitkan daftar ini dengan insiden tersebut, memicu rumor yang meluas.
Keterlibatan nama Song Yiren dalam daftar tersebut membuatnya semakin menjadi sorotan. Akibatnya, drama terbarunya, The Moment I Met You, yang dijadwalkan tayang akhir September, dilaporkan ditunda. Penundaan ini terjadi setelah sejumlah sponsor menarik investasi dan platform siaran menangguhkan keputusan penayangan akibat ketidakpastian yang dipicu oleh kontroversi.
Song Yiren kemudian merilis pernyataan resmi melalui kuasa hukumnya. Ia membantah informasi palsu di Weibo, Xiaohongshu, dan Douyin yang mengaitkannya dengan kematian Yu Menglong. Pernyataan itu menyoroti tuduhan ekstrem seperti “pembunuh,” “mencarikan teman minum,” “melarikan diri ke luar negeri,” dan “menjadi mucikari” yang merusak reputasinya. Proses hukum untuk melawan penyebar fitnah ini sedang dipersiapkan.
Meski begitu, opini publik yang terlanjur panas mendorong beberapa warganet meluncurkan gerakan “Tolak Karya Song Yiren”. Penundaan tayang The Moment I Met You juga diyakini sebagai langkah sponsor dan platform untuk menghindari risiko citra.
Sementara itu, pihak lain yang namanya juga terseret, sutradara Cheng Qingsong, mencoba menyangkal keterlibatannya. Ia membagikan transkrip percakapan di media sosial yang menunjukkan ia punya rencana lain malam itu. Namun, bantahannya justru dimentahkan oleh aktris Tian Hairong, yang kemudian melayangkan gugatan dan semakin memperkeruh suasana.
Rumor di komunitas luar negeri bahkan menyebut keterlibatan investor besar di industri hiburan, meski klaim ini belum terkonfirmasi. Seiring meluasnya kasus, tidak hanya publik Tiongkok yang menuntut transparansi, media internasional seperti BBC juga mulai menyorotinya, menandakan polemik ini masih jauh dari akhir.
Sumber: World Journal










