Zhao Lusi Bahas Kesannya Dipasangkan dengan William Chan untuk Love’s Ambition

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Aktris Zhao Lusi kembali mencuri perhatian publik lewat drama terbarunya Love’s Ambition (许我耀眼) yang ia bintangi bersama William Chan. Serial ini tayang perdana pada akhir September tanpa promosi besar-besaran, namun langsung menjadi tontonan paling populer. Episode perdananya menembus puncak popularitas 27.000 poin dan tak lama kemudian melampaui 30.000, memecahkan rekor The Story of Rose yang dibintangi Liu Yifei. Di platform Netflix, drama tersebut bahkan menempati posisi teratas daftar tontonan global untuk kategori Asia.

Dalam drama Love’s Ambition, Zhao Lusi memerankan Xu Yan, seorang wanita yang berjuang keluar dari pernikahan yang sudah retak. Ia rela meninggalkan rumah tanpa membawa harta apa pun demi mencari kembali harga diri dan kebebasan. Adegan perceraian yang intens di awal episode berhasil membuat penonton terbawa emosi, sekaligus menandai salah satu akting paling kuat dalam karier Zhao Lusi sejauh ini.

Dalam wawancara bersama program Into the Role (入戏), Zhao Lusi menceritakan bahwa ia sangat senang ketika mendengar lawan mainnya adalah William Chan. Keduanya sudah pernah bekerja sama di reality show Fairy Tale (童话). “Dulu aku selalu memanggilnya ‘kakak’, tapi kali ini harus memanggilnya ‘suami’. Awalnya agak canggung,” ungkap Zhao dengan tawa kecil. Ia menambahkan bahwa setelah proses syuting berjalan dan interaksi makin dekat, suasana di lokasi menjadi jauh lebih alami.

- Advertisement -

William Chan mengakui bahwa awalnya ia sempat ragu menerima peran ini. “Saya tidak terlalu ingin kembali memerankan karakter bos dingin atau pria dominan,” katanya. Namun setelah diskusi panjang dengan sutradara Chen Chang, serta mengetahui bahwa Zhao Lusi akan menjadi lawan mainnya, ia pun setuju. “Saya tahu dia pekerja keras. Kami pernah ngobrol panjang di Fairy Tale dan saya kagum dengan pengalamannya. Ada kesamaan dalam cara kami menghadapi tekanan kerja,” tambahnya dilansir dari Upmedia.

William juga menyoroti semangat kerja Zhao Lusi yang luar biasa. “Kadang dia baru selesai syuting seharian, lalu malamnya masih harus menghadiri acara promosi. Tapi tetap bisa tampil ceria. Dunia hiburan ini berat, dan kalau tidak punya mental kuat seperti dia, sulit bertahan,” ujarnya. Ia mengingat satu momen ketika bertanya pada Zhao, “Kamu yakin sanggup?” dan Zhao menjawab tegas, “Kalau sudah janji, aku harus menepati.” Menurut William, itulah sisi paling mengagumkan dari Zhao Lusi—teguh dan penuh tanggung jawab.

Menariknya, Zhao Lusi juga terlibat langsung dalam penentuan gaya busana dan riasan karakternya di Love’s Ambition. Ia menjelaskan bahwa seorang aktor seharusnya memahami emosi karakternya dengan mendalam, termasuk bagaimana ia seharusnya tampil dalam setiap situasi. “Kadang karakterku tidak perlu terlihat cantik, karena sedang hancur. Tapi ketika dia bangkit dan menemukan jati dirinya, di situlah dia harus benar-benar bersinar,” katanya. Pandangan itu mendapat banyak pujian dari netizen yang menilai Zhao Lusi sangat total dalam membangun karakternya.

- Advertisement -

Menurut laporan media Tiongkok, Zhao Lusi sebenarnya sempat menerima tawaran untuk membintangi Shine on Me. Namun ia menolaknya demi fokus pada Love’s Ambition. Keputusan tersebut sempat menimbulkan ketegangan dengan agensinya, Galaxy Entertainment, hingga perusahaan itu akhirnya tidak ikut berinvestasi dalam drama ini. Meski begitu, keberhasilan Love’s Ambition membuktikan bahwa keputusan Zhao Lusi tepat dan penuh keyakinan.

Kini, drama tersebut bukan hanya sukses besar di pasar domestik, tetapi juga memperkuat posisi Zhao Lusi sebagai aktris papan atas yang mampu menyeimbangkan popularitas dengan kualitas akting. Chemistry-nya dengan William Chan pun menuai banyak pujian dan membuat penggemar berharap keduanya akan kembali dipasangkan di proyek berikutnya.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments