Dampak Ketegangan Politik dengan Jepang, Film Demon Slayer: Mugen Castle Chapter 1 Ditarik dari Bioskop China?

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Beberapa film Jepang yang dijadwalkan tayang di China, termasuk Crayon Shin-chan: The Hot Kasukabe Dancers dan Cells at Work!, diumumkan ditunda penayangannya pada 17 November 2025. Penundaan ini terjadi di tengah ketegangan politik yang meningkat antara China dan Jepang, menyusul pernyataan pejabat Jepang yang mendukung kebijakan militer terkait Taiwan. Beijing menanggapi dengan meningkatkan pengawasan terhadap konten hiburan Jepang di pasar China, sehingga memicu spekulasi bahwa penundaan film terkait dengan situasi politik.

Di tengah kabar tersebut, netizen berspekulasi bahwa film animasi populer Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle (Mugen Castle) Chapter 1 juga berpotensi terdampak, dengan rumor bahwa film ini akan ditarik dari bioskop mulai 20 November. Beberapa bioskop belum membuka pemesanan tiket untuk sesi setelah tanggal 19. Namun, verifikasi menunjukkan bahwa pihak bioskop belum menerima pemberitahuan resmi terkait penarikan film, dan tiket untuk sesi yang sudah dijadwalkan tetap tersedia.

Film Demon Slayer: Infinity Castle – Chapter 1 mencatatkan pendapatan box office yang kuat sejak hari pertama: 117 juta yuan (sekitar Rp260 miliar), meningkat menjadi 147 juta yuan (sekitar Rp327 miliar) di hari kedua, meski turun menjadi 89,89 juta yuan (sekitar Rp200 miliar) di hari ketiga. Total tiga hari, termasuk midnight show, mencapai 372 juta yuan (sekitar Rp828 miliar), menempatkannya dalam lima besar film impor terlaris tahun ini dan peringkat kedelapan film Jepang dengan pendapatan tertinggi di China.

- Advertisement -

Sebagai perbandingan, film Hollywood Now You See Me 3 meraih 48,43 juta yuan (sekitar Rp108 miliar) di hari pertama, naik menjadi 64,68 juta yuan (sekitar Rp143 miliar) di hari kedua, dan turun menjadi 40,52 juta yuan (sekitar Rp90 miliar) di hari ketiga. Total pendapatan tiga hari mencapai 153 juta yuan (sekitar Rp339 miliar), menjadikannya film Hollywood dengan performa teratas ketiga tahun ini dan menempati peringkat ke-11 daftar film impor.

Film kriminal China Family at Large, dibintangi Hu Ge, Wen Qi, Gao Ziqi, Yan Ni, Song Jia, Gao Ye, dan Ou Hao, mencatatkan pendapatan 8,9 juta yuan (sekitar Rp20 miliar) di hari pertama, turun menjadi 3,9 juta yuan (sekitar Rp8,9 miliar) di hari kedua, dengan total dua hari 13,47 juta yuan (sekitar Rp30 miliar). Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dua film impor, dan diperkirakan pendapatan akhirnya hanya sekitar 30 juta yuan (sekitar Rp67 miliar).

Meskipun ketegangan politik China–Jepang sempat memunculkan rumor penarikan film, data box office menunjukkan bahwa minat penonton terhadap film Jepang tetap tinggi. Tren ini menegaskan bahwa pengaruh film Jepang di pasar China masih kuat, sementara film lokal menghadapi persaingan ketat dari produksi impor.

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments