LayarHijau.com – Visual terbaru untuk Doraemon: Nobita and the New Castle of the Undersea Devil akhirnya dirilis, dan visual ini langsung mencuri perhatian karena menghadirkan suasana laut dalam yang lebih gelap, lebih misterius, dan lebih megah dibanding versi klasiknya. Visual tersebut memperlihatkan Doraemon, Nobita, dan kawan-kawan berdiri di atas permukaan air jernih, sementara bayangan di bawah mereka menampilkan kastil raksasa dan sosok misterius yang menunggu di dasar laut.
Film ini dijadwalkan tayang pada tahun 2026 dan menjadi film Doraemon ke-45. Karena merupakan remake dari film tahun 1983 yang sangat populer, ekspektasi penggemar pun cukup tinggi. Perkembangan teknologi animasi modern memungkinkan remake ini menghadirkan detail visual yang lebih hidup sekaligus mempertahankan nuansa aslinya.
Komposisi warna biru laut yang dalam, bayangan kastil bawah air, dan permainan pencahayaan membuat key visual ini tampak seperti jendela menuju dunia asing yang tersembunyi ribuan meter di bawah permukaan. Pantulan air menampilkan siluet karakter yang belum diungkap resmi, menambah elemen misteri yang membuat penonton penasaran.
Proyek ini digarap oleh sutradara Tetsuo Yajima dan ditulis oleh Isao Murayama, dua nama yang sudah berpengalaman dalam dunia animasi berskala besar. Banyak penggemar percaya bahwa perpaduan keduanya akan menghasilkan film yang lebih emosional tanpa meninggalkan sentuhan petualangan khas Doraemon.
Tagline promosi awal menyebutkan, “10.000 meter di bawah laut, masih ada dunia yang belum diketahui siapa pun.” Kalimat ini memberi gambaran bahwa film akan membawa penonton ke kedalaman ekstrem laut dalam, lengkap dengan ekosistem misterius, kota tersembunyi, dan rahasia besar yang menjadi inti cerita.
Untuk mendukung perilisan film, sebuah pameran seni juga dibuka di Museum Fujiko F. Fujio di Kanagawa. Pameran ini menampilkan ilustrasi latar, sketsa karakter, dan berbagai materi produksi dari versi 1983, menghadirkan nostalgia bagi penggemar lama dan konteks sejarah bagi penonton baru.
Sebagai remake, film ini memikul tantangan besar: bagaimana memperbarui cerita klasik tanpa kehilangan identitasnya. Key visual terbaru memberi sinyal bahwa tim produksi ingin menekankan atmosfer, kedalaman dunia bawah laut, dan skala petualangan sebagai daya tarik utama.
Kastil bawah air yang terlihat dalam visual kini tampak jauh lebih monumental. Detail bangunannya yang lebih kompleks menandakan bahwa lokasi tersebut kemungkinan akan menjadi pusat konflik atau misteri dalam alur cerita, bukan sekadar latar petualangan.
Nuansa petualangan juga tersirat dari ekspresi karakter utama yang tampak lebih serius, menunjukkan bahwa film ini akan membawa penonton ke perjalanan penuh ketegangan dan keajaiban. Pendekatan seperti ini membuat film terasa lebih imersif tanpa mengorbankan kehangatan khas Doraemon.
Dengan tampilnya key visual baru yang begitu kuat, Doraemon: Nobita and the New Castle of the Undersea Devil segera menjadi salah satu film animasi 2026 yang paling ditunggu. Penggemar berharap nostalgia tetap terjaga, sementara penonton baru menantikan dunia bawah laut megah yang belum pernah disajikan sebelumnya.










