Ini Daftar Lokasi Syuting Love’s Ambition, Mulai dari Kemegahan Ibu Kota hingga Keindahan Alam Desa di Beijing

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com— Setelah resmi menamatkan penayangannya, drama romantis Love’s Ambition yang dibintangi Zhao Lusi dan William Chan masih meninggalkan kesan kuat bagi penonton. Selain kisah cinta dan dinamika kehidupan para tokohnya, drama ini juga dikenang lewat pemilihan lokasi syuting yang beragam. Dari kawasan modern di sub-pusat kota Beijing hingga desa kuno yang tenang dan sarat sejarah, lokasi-lokasi dalam Love’s Ambition kini ramai dicari penggemar yang ingin menelusuri jejak cerita secara langsung.

Salah satu kawasan yang paling sering muncul dalam drama ini adalah Sub-Pusat Kota Beijing di Distrik Tongzhou. Di area inilah banyak adegan kehidupan sehari-hari para tokoh berlangsung, menampilkan wajah Beijing yang modern dan tertata. Taman Xihaizi menjadi lokasi penting sejak episode awal. Terletak di pusat Tongzhou, taman ini dikenal dengan gaya taman klasik, danau yang tenang, serta jalur pejalan kaki yang luas. Dalam drama, karakter Xu Yan dan tokoh utama pria terlihat berlari pagi dan menikmati waktu bersama di tepi danau, menghadirkan suasana romantis yang lembut. Saat sore hari, pantulan cahaya matahari di permukaan air membuat kawasan ini tampak sangat fotogenik.

- Advertisement -

Masih di Tongzhou, Kompleks Hunian Tianshi Mingyuan tampil sebagai latar kehidupan urban modern. Kawasan hunian ini memiliki arsitektur minimalis dengan ruang terbuka hijau yang luas dan tertata rapi. Berbagai adegan luar ruangan diambil di area taman tengah dan jalur antarbangunan, menggambarkan keseharian tokoh yang menyeimbangkan karier dan kehidupan pribadi. Latar gedung-gedung tinggi yang berpadu dengan ruang hijau memberi kesan realistis tentang kehidupan kota masa kini.

- Advertisement -

Nuansa yang lebih artistik hadir di Kawasan Seni Songzhuang, yang dikenal sebagai pusat seni kontemporer Beijing. Di kawasan ini, HK Coffee Shop menjadi salah satu lokasi yang paling mudah dikenali oleh penonton. Kafe bergaya industrial dengan sentuhan seni lokal ini kerap muncul dalam adegan santai karakter Xu Yan, seperti membaca buku atau menikmati kopi. Pencahayaan alami dari jendela besar serta interior yang dipenuhi karya seni menciptakan suasana hangat dan intim.

Tak jauh dari sana, Museum Film dan Radio Daqi memberikan warna berbeda dalam drama. Museum ini menyimpan koleksi radio, pemutar film, dan perangkat audio visual dari berbagai era, mulai dari masa awal hingga dekade 1980-an. Suasana retro dan pencahayaan temaram dimanfaatkan sebagai latar dialog yang bernuansa nostalgia, memperkuat sisi emosional cerita.

Selain menampilkan wajah modern Beijing, Love’s Ambition juga membawa penonton ke sisi kota yang lebih tenang dan puitis. Desa Shuiyu di Kecamatan Nanjiao, Distrik Fangshan, menjadi lokasi syuting rumah nenek Xu Yan. Desa kuno ini terbentuk sejak era Dinasti Ming dan telah berdiri lebih dari 600 tahun. Permukimannya dibangun mengikuti kontur pegunungan, dengan rumah-rumah bertingkat alami yang tersusun rapi.

Desa Shuiyu dikenal dengan “empat budaya kuno”, yaitu bangunan kuno, batu penggiling kuno, jalur dagang kuno, dan kesenian tradisional Zhongfan. Hingga kini masih tersisa ratusan bangunan bersejarah serta jalan batu yang menjadi saksi lalu lintas pedagang di masa lampau. Suasana desa yang sunyi dan alami memberi kontras kuat dengan latar kota, sekaligus memperdalam gambaran hubungan keluarga dalam drama.

- Advertisement -

Beberapa adegan luar ruang lainnya juga diketahui diambil di area taman dan ruang terbuka hijau di sekitar Tongzhou, termasuk kawasan kanal dan jalur pejalan kaki yang merefleksikan perkembangan Beijing sebagai kota modern yang ramah bagi warganya. Sejumlah adegan dalam drama ini juga diambil di berbagai tempat ikonik, seperti Gubei Water Town di Distrik Miyun dan Beijing World Park. Seluruh lokasi tersebut relatif mudah diakses dan saling berdekatan, sehingga menarik untuk dijelajahi dalam satu rute wisata.

Melalui pemilihan lokasi yang beragam, Love’s Ambition tidak hanya bercerita tentang cinta dan ambisi para tokohnya, tetapi juga menampilkan banyak wajah Beijing—mulai dari kawasan metropolitan, ruang seni, hingga desa kuno yang menyimpan sejarah panjang. Tak heran jika meski telah tamat, drama ini tetap mendorong penonton untuk mengikuti jejak Zhao Lusi dan William Chan, sekaligus mengenal Beijing dari sudut pandang yang lebih dekat dan personal.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments