Zhao Lusi Cerita Alasan Jual Egg Pancake di Hainan Lewat Livestreaming, Pengalaman yang Mengisi Ulang Energinya

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Aksi Zhao Lusi yang tertangkap kamera sedang berjualan egg pancake khas Chengdu atau dan hong gao di Hainan baru-baru ini sempat mengundang rasa penasaran publik. Banyak yang menduga kegiatan tersebut merupakan bagian dari perekaman program varietas. Namun belakangan terungkap bahwa Zhao Lusi benar-benar turun langsung berjualan secara pribadi, tanpa konsep acara maupun tim produksi.

Penjelasan lengkap mengenai alasan di balik aksinya itu disampaikan Zhao Lusi dalam sebuah livestreaming di akun Douyin milik salah satu teman wanitanya pada 23 Januari. Dalam siaran tersebut, Zhao Lusi membahas secara terbuka pengalaman serta latar belakang keputusannya berjualan egg pancake.

Ia mengungkap bahwa ide berjualan ini sebenarnya sudah muncul sejak musim panas tahun lalu. Saat itu, Zhao Lusi sedang melakukan livestreaming bersama teman wanitanya di sebuah kedai mi. Di momen santai tersebut, ia sempat terpikir bahwa membuka kedai mi setelah pensiun terdengar seperti sebuah rencana hidup yang menarik.

- Advertisement -

Pemikiran tersebut kemudian berlanjut hingga masa sulit yang ia alami di tengah konflik dengan agensinya, Galaxy Cool Entertainment. Pada periode itu, Zhao Lusi sempat merasa masa depannya di dunia hiburan tidak pasti. Karena itulah, dalam beberapa livestreaming, ia pernah mengatakan bahwa jika suatu hari ia tidak lagi menjadi aktris, ia akan membuka kedai mi dan menjalani kehidupan sederhana.

Meski pada akhirnya Zhao Lusi berhasil kembali ke dunia hiburan dan belum merealisasikan rencana membuka kedai mi, keinginannya untuk merasakan langsung pengalaman berjualan tidak pernah benar-benar hilang. Dorongan itulah yang membuatnya memutuskan untuk mencoba berjualan egg pancake di Hainan.

Dalam livestreaming tersebut, Zhao Lusi juga menceritakan secara detail pengalamannya saat berjualan. Ia mengatakan bahwa mereka membuka lapak secara diam-diam dan hampir tidak dikenali oleh para pembeli.
“Lalu saya melakukannya. Kami diam-diam membuka kedai (pancake telur), dan sebenarnya kami tidak dikenali sampai dua pesanan terakhir,” ujar Zhao Lusi.

Ia menegaskan bahwa hal yang paling membekas baginya bukan soal apakah ia dikenali sebagai selebritas atau tidak. Zhao Lusi justru merasa sangat bahagia karena suasana hangat yang ia rasakan hari itu. Ia menyebut para pedagang lain di sekitar lokasi berjualan sangat baik dan perhatian kepadanya, membuatnya merasa diterima sebagai sesama penjual kecil.

Zhao Lusi mengatakan pengalaman tersebut memberinya kebahagiaan yang tulus. Baginya, berjualan egg pancake bukan sekadar mencoba hal baru, melainkan kesempatan untuk merasakan bagian hidup yang penuh semangat dan menyenangkan, sekaligus cara untuk mengisi ulang energi dirinya sendiri setelah melewati berbagai tekanan dalam hidup dan karier.

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments