Drama Pendek Viral What a Good Girl Akan Diadaptasi Menjadi Serial Panjang, Tanda Tren Baru di Industri Drama China

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com – Drama berjudul What a Good Girl (好一个乖乖女) dikabarkan akan diadaptasi menjadi serial panjang setelah versi drama pendeknya meraih kesuksesan besar tahun lalu. Proyek ini akan disutradarai oleh Liu Tan, yang sebelumnya dikenal lewat drama The Eight (民初奇人传).

Dalam adaptasi terbaru ini, Xu Mengjie dan Ren Shihao akan memerankan dua karakter utama. Xu Mengjie berperan sebagai tokoh perempuan Lu Mingyu, sementara Ren Shihao memerankan karakter pria Duan Xiuming. Serial ini direncanakan memiliki 24 episode dengan durasi lebih dari 20 menit per episode, sehingga masuk kategori drama dengan durasi menengah hingga panjang.

Sebelumnya, versi drama pendek What a Good Girl menjadi salah satu karya paling menonjol di platform Hongguo selama musim liburan Festival Musim Semi tahun lalu. Drama vertikal ini mencatatkan lebih dari 4 miliar penayangan secara kumulatif di seluruh platform, dengan tingkat penyelesaian penonton mencapai 68 persen—jauh melampaui rata-rata industri.

- Advertisement -

Popularitasnya juga terlihat dari perbincangan di internet. Topik terkait drama tersebut mencatatkan lebih dari 3,8 miliar kali pembacaan di berbagai platform. Dua pemeran utama dalam versi pendeknya, Ke Chun dan Yu Yin, bahkan mengalami lonjakan jumlah penggemar secara signifikan setelah drama tersebut tayang, menjadikannya contoh sukses dari fenomena “menciptakan bintang lewat drama pendek”.

Kesuksesan inilah yang akhirnya membuat IP drama tersebut dikembangkan menjadi serial berdurasi lebih panjang.

Menariknya, proyek ini tidak diadaptasi dari novel web yang sama seperti versi drama pendeknya. Sebaliknya, drama panjang ini justru merupakan pengembangan langsung dari drama pendek vertikal yang lebih dulu populer. Model adaptasi seperti ini menandai perubahan penting dalam industri, di mana hubungan antara drama panjang dan drama pendek mulai bergerak dari pola satu arah menjadi pertukaran dua arah.

- Advertisement -

Dalam setahun terakhir, kolaborasi IP antara drama panjang dan drama pendek memang mengalami perubahan pola yang cukup jelas.

Pada tahap awal, industri drama pendek banyak mengadaptasi IP dari drama panjang populer. Beberapa drama besar seperti Joy of Life (庆余年), Ashes of Love (香蜜沉沉烬如霜), dan The Prisoner of Beauty (折腰) bahkan meluncurkan versi drama pendek sebagai karya turunan. Strategi ini memungkinkan konten yang lebih ringan untuk mempertahankan perhatian penonton sekaligus memaksimalkan nilai komersial IP yang sudah ada.

Setelah itu, industri mulai mengembangkan strategi produksi yang lebih beragam dengan pendekatan pengembangan simultan. Salah satu contohnya adalah proyek How Dare You!? (成何体统), yang dikembangkan secara bersamaan dalam berbagai format, mulai dari animasi, drama pendek, hingga drama panjang. Dalam model ini, drama pendek sering kali menjadi pembuka yang menarik perhatian publik lebih dulu, sementara drama panjang hadir sebagai pengembangan cerita yang lebih luas.

Kini, muncul fenomena baru: drama pendek yang justru menjadi sumber utama IP untuk diadaptasi ke drama panjang.

Perubahan ini berkaitan dengan pergeseran logika industri. Drama pendek tidak lagi dipandang sekadar sebagai hiburan cepat yang mengejar klik, tetapi mulai dianggap sebagai “laboratorium konten” dengan biaya produksi lebih rendah, risiko yang lebih kecil, serta kemampuan menguji respons pasar secara cepat. Jika sebuah cerita terbukti populer dalam format pendek, drama panjang dapat memanfaatkan basis penonton yang sudah terbentuk untuk mengurangi risiko kegagalan.

Faktor lain di balik tren ini adalah meningkatnya kekhawatiran industri drama panjang terhadap persaingan perhatian penonton. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan pesat drama pendek membuat dua format ini saling bersaing memperebutkan waktu menonton audiens. Di tengah kelangkaan naskah orisinal dan rendahnya kepastian lahirnya drama hit, banyak produser mulai melirik IP yang sudah terbukti sukses di pasar.

- Advertisement -

Selain itu, gaya penceritaan drama pendek yang serba cepat—dengan konflik intens, banyak plot twist, dan emosi yang padat—juga mulai memengaruhi kebiasaan menonton penonton. Hal ini secara tidak langsung mendorong drama panjang untuk meningkatkan efisiensi narasi, melahirkan tren yang sering disebut sebagai “drama panjang bergaya drama pendek”.

Namun demikian, tidak semua drama pendek dapat dengan mudah diubah menjadi drama panjang.

Dari sisi produksi, peralihan dari format vertikal ke horizontal bukan sekadar memperlebar tampilan layar. Adaptasi ini juga berarti memperluas struktur cerita, meningkatkan kualitas produksi, dan mencoba menjangkau penonton yang lebih luas. Oleh karena itu, cerita yang diadaptasi perlu memiliki potensi untuk menembus berbagai kalangan penonton.

Strategi adaptasi What a Good Girl sendiri disebut akan mempertahankan elemen yang membuat versi pendeknya populer, terutama konsep tokoh utama perempuan yang tampak lembut tetapi sebenarnya penuh perhitungan dalam menjalankan balas dendam, serta dinamika hubungan dua karakter kuat yang saling tarik menarik.

Pada saat yang sama, versi drama panjang akan menambahkan lebih banyak lapisan cerita, termasuk konflik keluarga, alur dunia kerja, serta perkembangan karakter yang lebih mendalam. Pendekatan ini diharapkan dapat membentuk kisah yang lebih utuh dan sesuai dengan kebiasaan menonton penonton drama berdurasi panjang.

Ke depan, model adaptasi seperti ini kemungkinan tidak akan menjadi kasus tunggal. Seiring drama pendek semakin bergerak dari pinggiran menuju pusat industri dan mulai berkembang dari sekadar sumber trafik menjadi sumber IP, industri drama panjang juga memasuki fase baru yang lebih efisien, lebih berorientasi pasar, dan lebih dekat dengan selera penonton.

Tren “dari pendek ke panjang” serta pertukaran IP antara dua format ini diperkirakan akan semakin sering terjadi. Namun pada akhirnya, apakah sebuah drama berhasil memikat penonton atau tidak tetap bergantung pada satu hal yang sama: kualitas ceritanya.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments