Komentar di Hello Saturday Picu Kontroversi dan Tuai Kritik dari Penggemar Asia Tenggara, Zhang Linghe Minta Maaf

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com – Aktor China Zhang Linghe menjadi sorotan setelah komentarnya dalam acara varietas Hello Saturday memicu kontroversi di media sosial, termasuk di luar negeri.

Zhang Linghe hadir di acara tersebut bersama Tian Xiwei untuk mempromosikan drama kostum terbaru mereka, Pursuit of Jade, yang sedang tayang.

Insiden ini bermula dari episode yang tayang pada 6 Maret. Dalam salah satu segmen permainan, para bintang tamu diminta menebak gambar sketsa sederhana yang dibuat oleh Tian Xiwei.

- Advertisement -

Saat menanggapi gambar itu, Zhang Linghe sempat bercanda dengan mengatakan bahwa gambar tersebut “terlihat seperti lahir di Asia Tenggara”. Ia kemudian menambahkan komentar lain dengan menyebut gambar itu juga mirip dengan Yang Di. Yang Di sendiri adalah komedian dan pembawa acara China yang sering tampil di berbagai program hiburan. Komentar Zhang Linghe tentang gambar sketsa tersebut langsung menuai kritik dari penggemar Asia Tenggara, yang menilai ucapannya mengandung stereotip.

Potongan klip dari segmen tersebut kemudian menyebar di media sosial internasional dan memicu perdebatan. Sejumlah warganet menilai komentar tersebut mengandung stereotip penampilan dan dianggap menyinggung wilayah tertentu.

- Advertisement -

 

Seiring kontroversi yang berkembang, pihak program diketahui telah menghapus bagian tayangan yang memuat komentar tersebut dari versi resmi episode itu.

Zhang Linghe juga segera memberikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya. Ia menulis:

- Advertisement -

“Saya benar-benar minta maaf jika kata-kata saya di acara varietas ini membuat kalian merasa tidak nyaman. Harap ketahui bahwa saya selalu percaya setiap budaya memiliki keindahannya sendiri – dan sama sekali bukan niat saya untuk menyakiti atau tidak menghormati siapa pun. Selama bertahun-tahun, saya sangat tersentuh oleh dukungan luar biasa dari penggemar di seluruh Asia Tenggara – baik melalui pesan, surat, maupun datang langsung ke China untuk melihat saya. Saya sangat bersyukur atas semua itu, dan hal terakhir yang ingin saya lakukan adalah membuat siapa pun yang mendukung saya merasa sedih karena kesalahpahaman ini.”

Topik ini dengan cepat menjadi perbincangan luas di China. Pada 10 Maret 2026, tagar “Zhang Linghe minta maaf” bahkan sempat menduduki posisi pertama dalam daftar trending di Weibo. Sementara itu, tagar tentang kemungkinan Hello Saturday menghapus bagian ucapan Zhang Linghe yang dianggap menyinggung berada di posisi kedua.

Reaksi publik pun terbelah. Sebagian warganet menilai kontroversi ini sebagai reaksi yang terlalu sensitif terhadap sebuah candaan, sementara yang lain berpendapat bahwa komentar tersebut memang tidak pantas karena dapat memperkuat stereotip mengenai penampilan dan wilayah tertentu.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments