LayarHijau.com – Setelah delapan tahun berkarier di industri hiburan, Deng Kai akhirnya mencuri perhatian publik lewat perannya dalam drama terbaru Pursuit of Jade (逐玉). Selama ini, ia dikenal sebagai pemeran pendukung dalam sejumlah drama populer seperti The Blood of Youth (少年歌行), Destined (长风渡), dan Unveil: Jadewind (唐宫奇案), namun namanya belum benar-benar melejit.
Semua itu berubah saat Deng Kai memerankan karakter pangeran antagonis Qi Min dalam Pursuit of Jade. Sosok Qi Min digambarkan sebagai karakter yang penuh luka batin—seorang pangeran yang tumbuh tanpa kasih sayang dan berkembang menjadi sosok obsesif serta kejam. Ia terobsesi pada seorang pemilik restoran yang diperankan Kong Xue’er, dan Deng Kai dinilai berhasil membawakan kompleksitas emosi karakter ini dengan sangat presisi.
Lewat ekspresi mata yang tajam hingga detail mikro seperti alis yang bergetar, Deng Kai menghadirkan sisi gelap Qi Min dengan meyakinkan. Salah satu adegan yang paling mencuri perhatian adalah saat Qi Min membunuh adiknya sendiri, di mana emosi yang ditampilkan bercampur antara dendam terpendam, kepuasan, hingga sisa rasa enggan yang nyaris tak terlihat. Akting tersebut membuat banyak penonton terpukau, bahkan hubungan karakter Qi Min dengan Yu Qianqian (diperankan Kong Xue’er) disebut memiliki chemistry yang “meledak”.
Tak heran, popularitas Deng Kai melonjak drastis dalam waktu singkat, dengan jumlah pengikutnya bertambah hingga jutaan. Namun menariknya, di balik karakter dingin dan kejam yang ia perankan, kepribadian asli Deng Kai justru sangat pemalu.
Hal ini terlihat jelas ketika ia baru-baru ini muncul di Bandara Hangzhou untuk terbang menuju lokasi syuting program varietas Hello Saturday (你好,星期六). Awalnya, Deng Kai masih sempat tersenyum ramah, menyapa penggemar, memberikan fan service seperti membuat gestur hati, bahkan menerima surat dari fans satu per satu.
Namun, situasi dengan cepat berubah ketika jumlah penggemar yang mengerubunginya semakin banyak hingga membuatnya kesulitan bergerak. Tak mampu lagi menahan situasi, Deng Kai terlihat panik dan berusaha membuka jalan sambil berlari menuju area pemeriksaan keamanan.
Dengan wajah yang mulai kewalahan, ia bahkan memohon kepada para penggemar, “Sudah cukup difoto, pulang saja ya!” ujarnya sambil terus berjalan terburu-buru.
Keadaan semakin tak terkendali ketika para fans terus mengikuti hingga menjelang boarding. Deng Kai yang masih memegang setumpuk surat dari penggemar terlihat benar-benar kelelahan hingga akhirnya mencari perlindungan di toilet pria. Begitu masuk, ia langsung menengadah dan berteriak untuk meluapkan rasa stresnya.
Bahkan setelah naik ke pesawat, ia masih terlihat melipat kedua tangan sambil memohon kepada penggemar yang masih mengejarnya sebelumnya. Reaksi jujur dan polos tersebut justru membuat banyak netizen merasa gemas.
“Di drama segila itu, di dunia nyata malah gemetar ketakutan,” tulis salah satu netizen.
“Kontrasnya lucu banget, di layar kejam, di luar malah kayak anak kecil,” komentar lainnya.
Perbedaan mencolok antara karakter Qi Min yang dingin dan kejam dengan kepribadian asli Deng Kai yang pemalu dan lugu justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar. Popularitasnya yang melonjak tajam tampaknya baru permulaan dari perjalanan panjangnya di industri hiburan.










