LayarHijau.com – Studio Zhang Linghe tiba-tiba membuka laporan pencapaian drama Pursuit of Jade (《逐玉》) yang sebelumnya hanya berstatus “hanya dapat dilihat sendiri”. Yang membuat publik heran, laporan tersebut ternyata sudah dibuat sejak drama yang dibintangi Zhang Linghe dan Tian Xiwei itu tamat pada akhir Maret 2026, tetapi baru dipublikasikan pada 14 Agustus.
Kemunculan laporan yang terlambat hampir lima bulan itu langsung menjadi perbincangan di media sosial China. Alih-alih mendapat sambutan sebagai laporan pencapaian drama, langkah studio justru memicu ketidakpuasan dari sejumlah penggemar Zhang Linghe.
Menurut informasi yang beredar, laporan penutup Pursuit of Jade sebenarnya telah disiapkan ketika drama tersebut resmi tamat pada akhir Maret. Namun, saat itu unggahan tersebut tidak dibuat publik dan hanya diatur agar dapat dilihat oleh akun sendiri.
Baru pada 14 Agustus, studio Zhang Linghe mengubah pengaturan unggahan tersebut di Weibo sehingga laporan yang telah tersimpan selama hampir lima bulan itu dapat dilihat publik.
Yang kemudian menjadi persoalan bukanlah pencapaian Pursuit of Jade, melainkan alasan dan waktu laporan tersebut baru dibuka. Apalagi, publikasi itu bertepatan dengan perbincangan mengenai drama terbaru Zhang Linghe, Overdo (《这一秒过火》), yang sedang menghadapi berbagai kontroversi di media sosial.
Pencapaian Pursuit of Jade Cukup Menonjol
Padahal, jika melihat isi laporan tersebut, Pursuit of Jade memang memiliki sederet pencapaian yang layak dirayakan.
Selama penayangannya, drama tersebut mencatatkan puncak indeks popularitas 31.248 di Tencent Video. Di iQIYI, indeks popularitasnya juga menembus angka 10.000 dengan puncak 10.604.

Dengan pencapaian tersebut, Pursuit of Jade disebut sebagai drama pertama dan satu-satunya yang berhasil menembus angka 10.000 di dua platform tersebut. Drama ini juga mencatat rata-rata penayangan lebih dari 65 juta per episode di seluruh platform serta meraih posisi teratas sebagai drama kostum yang mencatat rating televisi tertinggi pada kuartal pertama 2026.
Dari sisi komersial, drama tersebut juga menunjukkan performa kuat. Nilai kerja sama iklan yang terkumpul sebelum penayangan disebut telah melampaui 120 juta yuan.
Selama periode penayangan, Pursuit of Jade juga tercatat masuk dalam dua daftar trending Weibo sebanyak 1.876 kali. Drama tersebut bahkan disebut menjadi karya pertama yang indeks Weibo-nya berhasil menembus angka 100 juta.
Dengan sederet pencapaian tersebut, laporan yang baru dipublikasikan itu sebenarnya berisi banyak angka positif untuk memperkuat keberhasilan drama.
Namun, bagi sebagian penggemar Zhang Linghe, pertanyaannya justru sederhana: mengapa semua data tersebut baru dibuka sekarang?
Fans Pertanyakan Timing Publikasi
Sejumlah penggemar menilai studio seharusnya sudah mempublikasikan laporan tersebut ketika Pursuit of Jade masih menjadi pembicaraan besar pada Maret lalu.
Mereka mengingat bahwa selama penayangan hingga setelah drama tamat, Zhang Linghe sempat menghadapi berbagai perdebatan dan kritik di dunia maya. Karena itu, penggemar merasa data pencapaian Pursuit of Jade seharusnya bisa digunakan saat itu untuk menunjukkan performa karya dan peran Zhang Linghe.
Sebaliknya, laporan tersebut justru disimpan selama berbulan-bulan dan baru dibuka ketika drama telah lama tamat.
Timing tersebut semakin membuat penggemar mempertanyakan keputusan studio karena saat ini Overdo, drama terbaru Zhang Linghe, juga sedang menjadi bahan perbincangan akibat kontroversi terkait jalan ceritanya. Sejumlah penggemar kemudian menduga publikasi laporan lama itu memiliki kaitan dengan situasi tersebut.
Ada yang mempertanyakan apakah studio memang bermaksud memberikan penghormatan terakhir kepada karakter Xie Zheng yang diperankan Zhang Linghe dalam Pursuit of Jade, atau justru berharap pencapaian drama lama tersebut dapat mengalihkan perhatian dari kontroversi Overdo.
Meski demikian, dugaan tersebut masih sebatas pertanyaan dan spekulasi dari kalangan penggemar, bukan fakta bahwa studio sengaja menggunakan laporan tersebut untuk mengalihkan isu.
Studio Disebut Sengaja Menghindari Situasi Panas
Di tengah kritik tersebut, muncul pula penjelasan bahwa laporan Pursuit of Jade memang sengaja disembunyikan karena kondisi opini publik saat drama masih tayang.
Menurut penjelasan yang beredar, saat itu Zhang Linghe menghadapi gelombang kritik dan serangan di dunia maya. Studio dikhawatirkan memilih tidak mempublikasikan laporan karena takut data pencapaian tersebut justru dipotong-potong, disalahartikan, atau memicu perdebatan baru.
Namun, alasan tersebut belum sepenuhnya diterima penggemar. Mereka menilai keputusan untuk terlalu lama diam justru membuat publikasi yang terlambat ini terasa semakin janggal.
Sebagian fans bahkan menggambarkan laporan tersebut sebagai “pisau yang disembunyikan selama empat bulan”, merujuk pada rasa kecewa karena data positif mengenai karya Zhang Linghe baru ditampilkan setelah momentum dramanya berlalu.
Di sisi lain, ada pula unggahan dari pihak yang mendukung langkah studio dan menganggap laporan tersebut sebagai bentuk apresiasi yang terlambat terhadap karakter Xie Zheng. Studio sendiri melalui unggahan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap perjalanan karakter dan peran Zhang Linghe.
Pada akhirnya, pencapaian Pursuit of Jade bukanlah persoalan utama dalam kontroversi kali ini. Data yang dipublikasikan justru menunjukkan performa drama yang cukup kuat. Yang menjadi sorotan adalah keputusan Studio Zhang Linghe untuk menyimpan laporan tersebut selama hampir lima bulan sebelum akhirnya membukanya pada saat Overdo tengah menjadi perbincangan.
Karena itu, pertanyaan “kenapa baru sekarang?” masih menjadi salah satu topik yang ramai dibahas penggemar Zhang Linghe di media sosial China.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

