LayarHijau.com— Lagu tema utama berjudul “If I Could Be in Your Eyes” yang dibawakan oleh Liu Yuning kini tengah menjadi perbincangan hangat dan dianggap sebagai elemen paling memikat dari drama xianxia terbaru Love Beyond the Grave. Liu Yuning, yang juga dikenal lewat perannya yang memukau dalam The Prisoner of Beauty, dipuji karena suaranya yang magnetis dan mampu membangkitkan emosi mendalam bagi para pendengar. Lagu ini tidak hanya menjadi pelengkap, melainkan nyawa bagi narasi cinta antara He Simu dan Duan Xu.
Suara Liu Yuning dianggap sangat cocok dengan karakter Duan Xu yang penuh tekad dalam melindungi He Simu, memberikan nuansa takdir yang kuat pada setiap adegan penting. Melodi dan lirik dari “If I Could Be in Your Eyes” berhasil menggambarkan pengabdian tanpa pamrih, yang merupakan inti dari hubungan sang Raja Arwah dan jenderal muda tersebut. Berkat kesuksesan lagu ini, Liu Yuning semakin mengukuhkan posisinya sebagai “Spesialis OST” yang tak tergantikan di industri hiburan Tiongkok, setelah sebelumnya sukses mengisi soundtrack untuk drama besar seperti The Story of Pearl Girl dan A Dream within a Dream.
Dalam perkembangan cerita terbaru, lagu ini sering mengiringi momen-momen krusial saat ketegangan emosional antara He Simu dan Duan Xu mencapai puncaknya. Misalnya, ketika He Simu mencoba mendorong Duan Xu menjauh demi keselamatannya dengan memberikan ciuman paksa dan kata-kata kasar. Namun, getaran emosi dari vokal Liu Yuning yang terdengar di latar belakang seolah menyuarakan jeritan hati He Simu yang sebenarnya, yang tidak bisa menyembunyikan cintanya saat mengetahui Duan Xu terluka parah di wilayah rahasia.
Pengaruh lagu ini bahkan meluas melampaui layar drama, di mana banyak penggemar mengaku bahwa mereka tetap setia menonton Love Beyond the Grave karena atmosfer yang dibangun oleh musiknya. “Lagu Liu Yuning memberikan rasa takdir yang kuat, membuat kami tetap bertahan menonton meskipun alurnya memiliki tantangan tersendiri,” ungkap salah satu penggemar setia di media sosial. Hal ini membuktikan bahwa elemen musik yang kuat mampu menjaga loyalitas penonton di tengah persaingan ketat dengan drama lain seperti Veil of Shadows yang dibintangi Ju Jingyi dan Joseph Zeng.
Kehadiran karakter pendukung seperti Yan Ke, yang diperankan oleh Miles Wei Zheming, turut menambah kedalaman cerita yang didukung oleh suasana melankolis dari soundtrack ini. Yan Ke, sebagai tangan kanan He Simu yang obsesif, memberikan kontribusi pada dinamika kekuasaan di alam bawah yang gelap melalui perannya yang dingin dan suram. Kombinasi akting para pemeran dan lagu tema yang menyayat hati menciptakan pengalaman menonton yang intens bagi para penikmat genre fantasi ini, yang mengharapkan kualitas narasi yang mendalam.
Meskipun Love Beyond the Grave sempat menghadapi tantangan berupa kritik mengenai chemistry antara Dilraba Dilmurat dan Chen Feiyu, serta adaptasi naskah yang dianggap berbeda dari novel karya Li Qingran, kekuatan vokal Liu Yuning dan lagu yang dibawakannya memampukan para penonton untuk lebih menyelami kisah cinta dalam drama. Banyak penonton berharap sisa episode dapat menyelaraskan kedalaman emosi yang ada dalam lagu tersebut dengan eksekusi narasi di layar, sehingga memberikan resolusi yang memuaskan bagi kisah cinta lintas alam antara sang Raja Iblis dan jenderal muda tersebut.
Lirik Lagu If I Could Be in Your Eyes (Lirik Pinyin dan Terjemahan Bahasa Indonesia)
触碰到的 如影的记忆
Chù pèng dào de rú yǐng de jìyì
Kenangan yang tersentuh, samar bagai bayangan
散映落入 心底的声音
Sàn yìng luò rù xīndǐ de shēngyīn
Terpantul dan jatuh menjadi suara di dasar hati
假如可以 这样 轻轻唤着你
Jiǎrú kěyǐ zhèyàng qīngqīng huàn zhe nǐ
Andai bisa, memanggil namamu selembut ini
像温柔 一瞬间抱紧
Xiàng wēnróu yī shùnjiān bào jǐn
Seperti kelembutan yang memeluk erat sekejap
隔空咫尺 翻飞着心绪
Gé kōng zhǐchǐ fānfēi zhe xīnxù
Terpisah jarak tipis, namun rasa bergejolak
献上百年 记住一个名
Xiàn shàng bǎinián jì zhù yīgè míng
Menyerahkan seratus tahun hanya untuk mengingat satu nama
人间爱恨悲欢 盼共同尝尽
Rénjiān àihèn bēihuān pàn gòngtóng cháng jǐn
Cinta, benci, duka, bahagia di dunia ini—ingin kita rasakan bersama
趁还未遗忘或远离
Chèn hái wèi yíwàng huò yuǎnlí
Selagi belum terlupa atau saling menjauh
就算朝夕换了 黯淡了 消散了
Jiùsuàn zhāoxī huàn le àndàn le xiāosàn le
Meski hari berganti, meredup, bahkan lenyap
却又会怎样
Què yòu huì zěnyàng
Lalu memangnya kenapa?
只为唯一的你 靠近你 奔向你
Zhǐ wèi wéiyī de nǐ kàojìn nǐ bēn xiàng nǐ
Hanya demi dirimu satu-satunya, mendekat dan berlari padamu
抚平最痛的伤
Fǔ píng zuì tòng de shāng
Menenangkan luka terdalam
奇迹般的 永恒的 灿烂的 胜一切荒凉
Qíjì bān de yǒnghéng de cànlàn de shèng yīqiè huāngliáng
Seperti keajaiban, abadi, gemilang—mengalahkan segala kehampaan
何妨 余生完整 伴你跨过 无尽的漫长
Héfáng yúshēng wánzhěng bàn nǐ kuà guò wújìn de màncháng
Tak apa menghabiskan sisa hidup, menemanimu melewati waktu yang tak berujung
为你化一场雪 一杯酒 一片羽
Wèi nǐ huà yī chǎng xuě yī bēi jiǔ yī piàn yǔ
Untukmu, menjadi salju, segelas anggur, sehelai bulu
赴一朝美梦
Fù yī zhāo měi mèng
Menuju satu mimpi yang indah
若能吻你的手 你的眼 你所有
Ruò néng wěn nǐ de shǒu nǐ de yǎn nǐ suǒyǒu
Andai bisa mencium tanganmu, matamu, seluruh dirimu
悲喜替你承受
Bēixǐ tì nǐ chéngshòu
Biarlah suka duka kutanggung untukmu
宿命赐予 眷顾我 得遇你 便不甘放手
Sùmìng cìyǔ juàngù wǒ dé yù nǐ biàn bùgān fàngshǒu
Takdir menghadiahkanmu padaku—aku tak rela melepaskan
而我 愿为烟火 燃到最后 换一瞬回眸
Ér wǒ yuàn wèi yānhuǒ rán dào zuìhòu huàn yī shùn huímóu
Dan aku rela menjadi api yang terbakar hingga akhir, demi satu lirikan darimu










