Winwin Jadi Sorotan di A Splendid Match, Akting dan Visualnya Dipuji Bak “Tokoh Novel Klasik”

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com – Winwin kembali mencuri perhatian lewat drama China A Splendid Match. Member NCT sekaligus senior dari aespa itu sukses mencuri perhatian publik lewat perannya sebagai pangeran Ye Xian.

Meski hanya tampil sebagai pemeran pendukung, karakter Ye Xian justru disebut banyak penonton sebagai salah satu kejutan terbesar dalam drama tersebut. Hubungannya dengan karakter Gu Jinzhao yang diperankan Ren Min memicu diskusi hangat di media sosial. Banyak penonton bahkan merasa karakter pria kedua itu justru menunjukkan cinta yang paling tulus dan berharap Winwin serta Ren Min bisa dipasangkan lagi di proyek lain.

Sebelumnya, Winwin pertama kali mencoba genre drama kostum lewat Perfect Match. Namun lewat A Splendid Match, popularitas penampilannya dalam kostum tradisional langsung melonjak tajam. Dengan mata sipit khas, struktur wajah tegas, dan aura bangsawan yang kuat, netizen menjulukinya sebagai “orang zaman kuno pilihan langit”.

- Advertisement -

Sebagian penonton bahkan menilai Winwin memiliki aura khas tokoh dalam novel klasik Dream of the Red Chamber, seolah benar-benar keluar dari kisah bangsawan era kuno.

Karakter Ye Xian sendiri terlihat seperti bangsawan muda yang hidup bebas dan santai. Namun di balik sikapnya, ia sebenarnya sosok yang sangat setia dan penuh perasaan. Drama tersebut juga menampilkan Ye Xian sebagai karakter yang sejak lahir memiliki penyakit jantung.

Versi drama memberikan akhir tragis untuk karakter tersebut. Ye Xian akhirnya mengenakan zirah milik ayahnya dan memimpin pasukan yang tersisa untuk mempertahankan kota hingga gugur di medan perang. Ending itu membuat banyak penonton merasa belum bisa move on dari karakternya.

- Advertisement -

Saat menghadiri fan meeting di Shanghai belum lama ini, Winwin juga sempat menanggapi julukan “orang zaman kuno pilihan langit” yang ramai diberikan netizen. Ia berkata sambil tertawa, “Ke depannya aku akan mencoba lebih banyak karakter drama kostum yang bagus. Sepertinya aku masih bisa syuting drama kostum sampai umur 50 tahun.”

Selain visual drama kostumnya yang ramai dipuji, kemampuan akting Winwin juga ikut menjadi bahan pembicaraan, terutama adegan emosionalnya.

Salah satu adegan yang viral memperlihatkan Ye Xian berusaha membantu Gu Jinzhao dengan memberi pelajaran kepada adik laki-lakinya yang kecanduan judi. Namun tindakannya justru membuat Gu Jinzhao marah besar dan hubungan mereka menjadi renggang.

Dalam adegan itu, Winwin menunjukkan emosi tertahan dengan mata berkaca-kaca. Momen ketika air matanya jatuh sambil memperlihatkan penyesalan karakter tersebut langsung viral di Weibo. Banyak penonton memuji bagaimana ia mampu menyampaikan rasa tertekan, penyesalan, dan kepahitan hanya lewat tatapan mata dan ekspresi kecil.

Seorang penggemar bahkan menulis, “Satu tetes air mata itu benar-benar legendaris.” Sementara netizen lain kagum karena Winwin yang sebelumnya lebih dikenal sebagai idol ternyata dinilai memiliki kemampuan akting yang jauh melampaui ekspektasi.

Share This Article
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted