Yu Zhongli Bahas Makna Perannya di Pursuit of Jade, Qi Shu Bukan Sekadar Putri yang Mengejar Cinta

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com – Berakhirnya drama kostum Pursuit of Jade tidak hanya menandai akhir perjalanan Qi Shu, tetapi juga menjadi momen perpisahan bagi Yu Zhongli dengan karakter yang diperankannya. Tepat setelah drama tersebut tamat, aktris itu mengunggah sebuah tulisan panjang di media sosial untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Qi Shu sekaligus membagikan pandangannya tentang sosok sang Putri Agung.

Dalam unggahan tersebut, Yu Zhongli menggambarkan perjalanan Qi Shu sebagai transformasi “dari putri bangsawan di dalam istana menjadi jiwa yang bebas”. Menurutnya, inilah inti perkembangan karakter Qi Shu yang ingin ia sampaikan kepada penonton.

Yu Zhongli menjelaskan bahwa banyak orang mungkin melihat Qi Shu sebagai putri kerajaan yang rela meninggalkan istana demi cinta. Namun, baginya, keputusan sang putri “menanggalkan pakaian kebesaran demi mengejar cinta” memiliki makna yang jauh lebih dalam. Ia menilai tindakan tersebut melambangkan keberanian Qi Shu melepaskan belenggu status dan identitas demi menemukan nilai hidupnya sendiri.

- Advertisement -

Aktris kelahiran 2000 itu juga mengungkap bahwa Qi Shu bukan hanya hidup untuk kisah romansa. Selama perjalanan cerita, karakter tersebut terus bertumbuh menjadi sosok yang peduli kepada rakyat, memanfaatkan kemampuan medisnya untuk membantu orang lain, sekaligus tetap menyimpan kepedulian terhadap negara. Menurut Yu Zhongli, sisi inilah yang membuat Qi Shu berkembang menjadi karakter yang utuh.

Di bagian akhir unggahannya, Yu Zhongli membagikan harapan yang menyentuh untuk karakter tersebut. Ia membayangkan sebuah dunia paralel tempat Qi Shu akhirnya memperoleh kebahagiaan yang mungkin tidak sepenuhnya didapatkan dalam cerita. Dalam imajinasinya, Qi Shu dapat hidup damai di Jiangnan, berlayar di sungai, bermain catur, dan menikmati hari-hari tenang bersama orang yang dicintainya.

Tulisan perpisahan Yu Zhongli pun mendapat perhatian dari banyak penggemar. Sejumlah penonton mengaku penjelasan sang aktris membuat mereka memandang Qi Shu dari sudut yang berbeda. Karakter yang sebelumnya kerap dikenang karena kisah cintanya kini juga dipahami sebagai perempuan yang berjuang menemukan kebebasan, jati diri, dan tujuan hidup.

- Advertisement -

Peran Qi Shu sendiri menjadi salah satu penampilan Yu Zhongli yang paling mencuri perhatian sepanjang kariernya. Setelah dikenal lewat perannya sebagai Jiang Xuehui dalam Story of Kunning Palace, ia kembali menuai pujian berkat keberhasilannya menampilkan sosok putri kerajaan yang lembut, anggun, tetapi juga tegar. Melalui unggahan penutup tersebut, Yu Zhongli menunjukkan bahwa perjalanan Qi Shu bukan sekadar berakhir di layar, melainkan juga meninggalkan makna mendalam bagi dirinya sebagai seorang aktris.

Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted