Posted in

Raihaanun dan Maxime Bouttier Jadi Pasangan Beda Usia di Tante Sonya, Hadirkan Konflik Cinta dan Dunia Kerja

Bagikan

LayarHijau.com – WeTV akan segera menghadirkan serial original terbaru Tante Sonya yang mempertemukan Raihaanun dan Maxime Bouttier sebagai pemeran utama. Diadaptasi secara modern dari film Catatan Harian Tante Sonya yang populer pada era 90-an, serial ini membawa kisah cinta beda usia ke dalam situasi yang lebih dekat dengan kehidupan profesional dan persoalan sosial masa kini.

Serial produksi WeTV Indonesia bersama Rapi Films tersebut terdiri dari 10 episode. Jajaran pemainnya diperkenalkan dalam acara press screening yang berlangsung di Jakarta pada Senin (24/8/2026), dengan turut menampilkan Hamish Daud, Dinda Kirana, dan Sarah Felicia.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Dalam ceritanya, Raihaanun memerankan Sonya, perempuan berusia 42 tahun yang telah mencapai kesuksesan dalam kariernya. Kehidupannya kembali berubah setelah bertemu Ben (Maxime Bouttier), pria berusia 28 tahun yang pernah dikenalnya delapan tahun sebelumnya.

Pertemuan itu menjadi semakin rumit karena Ben kini bekerja sebagai bawahannya di Dermawan Group. Perasaan yang kembali muncul di antara keduanya harus berhadapan bukan hanya dengan jarak usia 14 tahun, tetapi juga posisi mereka di tempat kerja dan berbagai kepentingan yang bermain di balik lingkungan perusahaan.

Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea, melihat kisah Tante Sonya sebagai kesempatan untuk mengangkat persoalan mengenai kebebasan perempuan dalam menentukan pilihan hidupnya.

“Melalui serial ini, kami ingin mendobrak stigma masyarakat mengenai batasan usia perempuan dalam mengambil keputusan hidup. Inti dari kisah Tante Sonya adalah tentang kedaulatan seorang perempuan dalam memilih kebahagiaannya sendiri tanpa harus didikte oleh ekspektasi sosial,” tegas Febriamy.

Bagi Rapi Films, menghidupkan kembali cerita yang sudah dikenal penonton dari era 90-an sekaligus membuatnya relevan untuk generasi sekarang menjadi salah satu tantangan utama. Produser Rapi Films, Sunil Samtani, mengatakan pihaknya tetap berusaha mempertahankan ruh cerita sebelumnya sambil menyesuaikannya dengan perkembangan zaman.

“Mengemas ulang film populer 90-an untuk audiens generasi modern membutuhkan kehati-hatian. Kami berkomitmen menjaga esensi cerita asli, sembari menyuntikkan elemen narasi kontemporer agar tetap sinkron dengan kultur penonton digital masa kini,” papar Sunil.

Sutradara Surya Ardy Octaviand juga menghadapi tantangan dalam mengembangkan materi film menjadi serial yang memiliki ruang cerita lebih panjang. Format 10 episode memungkinkan konflik dalam kisah Tante Sonya dikembangkan lebih luas, termasuk persoalan yang berada di luar hubungan romantis kedua karakter utama.

“Tantangan terbesarnya adalah merentangkan materi film 90 menit menjadi serial 10 episode yang intens dan berisi. Di sini, kami tidak hanya menjual romantisme beda usia, melainkan membawa pesan kuat tentang hak mutlak perempuan atas jalan hidupnya sendiri, baik dalam ranah karier maupun pernikahan, bebas dari penghakiman sosial,” tuturnya.

Konflik cerita juga berkembang melalui dinamika keluarga pemilik Dermawan Group. Hamish Daud dan Dinda Kirana menjadi bagian dari perseteruan yang melibatkan ambisi, kepentingan, dan perebutan pengaruh di lingkungan keluarga tersebut.

Sementara itu, Sarah Felicia memerankan Lidya, sosok dari masa lalu Ben yang masih memiliki keterikatan kuat dengannya. Sikap manipulatif dan obsesif Lidya membuat persoalan antara Sonya dan Ben semakin pelik. Ketika masa lalu mulai kembali muncul, hubungan mereka pun menghadapi ancaman yang dapat berdampak pada kehidupan pribadi sekaligus reputasi profesional.

Serial ini juga memperluas cerita dengan menghadirkan sejumlah persoalan di luar kisah asmara. Hubungan pertemanan, rahasia keluarga, tekanan di lingkungan kerja, hingga persoalan identitas menjadi bagian dari konflik yang dialami para karakternya.

Raihaanun mengatakan karakter Sonya menggambarkan perempuan yang berusaha menentukan sendiri arah kehidupannya di tengah berbagai penilaian dari lingkungan sekitar.

“Karakter Sonya mewakili banyak perempuan yang sedang berjuang mencari kebahagiaannya sendiri. Pesan terkuatnya adalah keberanian perempuan untuk membuat pilihan hidup secara mandiri, terlepas dari segala penilaian orang lain,” ungkap Raihaanun.

Di sisi lain, Maxime Bouttier menilai hubungan kerja yang sudah terjalin di antara para pemain membantu dirinya membangun chemistry dengan Raihaanun. Namun, karakter Ben tetap memiliki tantangan tersendiri karena harus menghadapi perasaan pribadi di tengah hubungan profesional dengan Sonya.

“Membangun chemistry di serial ini terasa sangat natural karena kami semua berteman baik. Namun, dari segi akting, tantangan terbesar bagi Ben adalah bagaimana ia memposisikan diri di tengah rumitnya relasi profesional dengan atasannya dan perasaan personal yang ia miliki,” jelas Maxime.

Tante Sonya pada akhirnya tidak hanya menawarkan kisah cinta antara dua orang dengan perbedaan usia. Serial ini juga membawa konflik pekerjaan, perebutan kekuasaan, persoalan keluarga, serta risiko skandal yang dapat mengubah kehidupan para tokohnya.

WeTV Original Tante Sonya dijadwalkan tayang secara eksklusif di WeTV mulai 4 September 2026.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *