Posted in

Liu Yuning Sudah Peringatkan Aktor Ini “She” Sulit Dinyanyikan, Cover Lagu The Early Spring di Call Me By Fire 2026 Tuai Kritik

Bagikan

LayarHijau.com – Liu Yuning ternyata sudah memberikan peringatan sebelum lagu “She” dibawakan di Call Me By Fire 2026. Penyanyi tersebut sempat menghubungi Xiao Shenyang dan mengingatkan bahwa lagu yang menjadi lagu karakter sekaligus lagu pembuka drama China The Early Spring itu memang tidak mudah dinyanyikan.

Peringatan tersebut kembali menjadi sorotan setelah penampilan Xiao Shenyang bersama Guo Xiaodong, Li Guangjie, dan Shawn Yue dalam pertunjukan keempat Call Me By Fire 2026 menuai kritik dari penonton. Mereka membawakan “She” secara live tanpa penyetelan vokal dalam salah satu penampilan yang paling ramai diperbincangkan dari acara tersebut.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Liu Yuning Sebut “She” Memang Sulit Dinyanyikan

Sebelum penampilan tersebut, Liu Yuning diketahui sempat berkomunikasi dari jarak jauh dengan Xiao Shenyang untuk memberikan saran mengenai lagu “She”.

Liu Yuning secara terbuka mengakui tingkat kesulitan lagu tersebut. Ia mengatakan, “Lagu ini memang sulit dinyanyikan.”

Ucapan tersebut menjadi semakin menarik setelah penampilan “She” dalam Call Me By Fire 2026 akhirnya mendapat respons negatif dari sejumlah penonton.

Lagu tersebut memang memiliki tuntutan vokal yang cukup tinggi. Dalam tantangan bernyanyi tanpa bantuan penyetelan suara, Xiao Shenyang, Guo Xiaodong, Li Guangjie, dan Shawn Yue harus membawakan lagu tersebut secara langsung di atas panggung.

Namun, masalah terutama muncul sejak bagian awal penampilan.

Guo Xiaodong Buka Penampilan dengan Vokal Penuh Tangisan

Guo Xiaodong menjadi sorotan setelah membuka “She” dengan gaya vokal yang sangat emosional. Ia menyanyikan bagian pembuka dengan suara bernuansa tangisan sebelum masuk ke bagian utama lagu.

Pada awalnya, sebagian penonton mengira gaya tersebut merupakan bagian dari konsep penampilan. Namun, ketika lagu berlanjut, Guo Xiaodong dinilai mengalami masalah ketepatan nada sepanjang penampilannya.

Sejumlah netizen kemudian memberikan komentar negatif terhadap penampilan tersebut. Ada yang menilai suaranya terdengar tidak stabil, sementara lainnya menganggap bagian pembuka tersebut terlalu mendadak dan mengganggu keseluruhan lagu.

Masalah vokal juga tidak hanya terjadi pada Guo Xiaodong. Shawn Yue dan Li Guangjie disebut mengalami masalah ketepatan nada serta artikulasi ketika memasuki bagian solo masing-masing.

Kolaborasi keempat anggota pun mendapat kritik karena suara mereka dianggap kurang menyatu. Beberapa netizen bahkan menggambarkan penampilan tersebut seolah-olah masing-masing anggota “bernyanyi sendiri”.

Di tengah kondisi tersebut, Xiao Shenyang menjadi anggota yang paling mampu menjaga kestabilan vokal. Ia dinilai cukup konsisten mempertahankan nada dan pernapasan sehingga muncul komentar bahwa dirinya seperti harus menopang penampilan seluruh grup.

Menariknya, kemampuan Xiao Shenyang dalam membawakan lagu tersebut juga tidak sepenuhnya mengejutkan. Beberapa hari sebelum pertunjukan keempat, grup tersebut telah menjalani evaluasi dengan format bernyanyi tanpa penyetelan suara dan hanya mendapatkan 83 poin.

Saat itu, Xiao Shenyang bahkan telah meminta maaf kepada penonton dan mengakui bahwa mereka belum cukup menguasai lagu tersebut.

“She” Raih 861 Suara, tetapi Grup Xiao Shenyang Masuk Zona Berbahaya

Kontroversi semakin besar setelah hasil pemungutan suara penonton diumumkan. “She” memperoleh 861 suara, bahkan mengungguli “Moonlight Flash” yang dibawakan Yao Chen, Cao Jun, dan Wang Heye dengan 853 suara.

Hasil tersebut menjadi perbincangan karena “Moonlight Flash” mendapat banyak pujian dari penonton dan disebut oleh sejumlah netizen sebagai salah satu penampilan terbaik dalam pertunjukan keempat. Selisih delapan suara dengan “She” kemudian memicu pertanyaan mengenai mekanisme penilaian acara.

Namun, skor panggung tersebut bukan satu-satunya komponen yang menentukan hasil akhir. Setelah berbagai bonus dari kemampuan peserta, penampilan kapten, dan tantangan menyerang tim lain diperhitungkan, grup Wang Chuanjun yang sebelumnya memperoleh 875 suara untuk “Believer” mencapai total 900 poin.

Sementara itu, grup Xiao Shenyang mengumpulkan total 896 poin. Mereka hanya tertinggal empat poin dari grup Wang Chuanjun yang berada di posisi teratas, tetapi tetap masuk zona berbahaya dan harus menghadapi penentuan eliminasi.

Pada tahap penentuan individu, skor para anggota kemudian dibandingkan untuk menentukan siapa yang bertahan dan siapa yang harus meninggalkan kompetisi. Guo Xiaodong memperoleh 813 poin, sedangkan Chen Ruoxuan mendapatkan 824 poin. Keduanya menjadi dua peserta dengan nilai terendah dan akhirnya tersingkir.

Li Guangjie yang mengumpulkan 830 poin masih berhasil lolos ke babak berikutnya.

Perbedaan antara respons penonton online terhadap kualitas penampilan dan hasil voting langsung inilah yang kemudian memicu perdebatan mengenai sistem penilaian Call Me By Fire 2026. Meski demikian, voting dalam acara kompetisi semacam ini tidak selalu hanya mempertimbangkan kualitas vokal. Reaksi terhadap konsep panggung, emosi penampilan, serta popularitas peserta juga dapat memengaruhi pilihan penonton di lokasi.

Guo Xiaodong Bahkan Tidak Berani Mendengarkan Penampilannya Sendiri

Kontroversi tersebut kemudian berlanjut setelah hasil eliminasi diumumkan.

Guo Xiaodong memberikan respons setelah tersingkir dan mengungkapkan bahwa dirinya belum berani mendengarkan kembali penampilan “She” tersebut.

Ia mengatakan bahwa sejak malam penampilan hingga saat itu, dirinya masih belum berani mendengarkan hasil rekamannya sendiri. Guo Xiaodong juga menyampaikan terima kasih kepada penonton atas toleransi yang diberikan kepadanya.

Pengakuan tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana Guo Xiaodong sendiri memandang penampilan yang kemudian menjadi bahan perdebatan di media sosial.

Sementara itu, bagi Liu Yuning, kontroversi tersebut justru memberikan perhatian tambahan terhadap lagu “She”.

Cover “She” Justru Bikin Versi Liu Yuning Kembali Dicari

“She” merupakan lagu yang dinyanyikan Liu Yuning untuk The Early Spring. Lagu tersebut menjadi lagu karakter Luan Nian sekaligus lagu pembuka drama yang dibintangi Liu Yuning dan Tian Xiwei.

Lagu yang ditulis dan digubah oleh Yu Yan tersebut dirilis pada Agustus 2026 dan menjadi salah satu bagian penting dari soundtrack The Early Spring.

Sebelum lagu itu dibawakan di Call Me By Fire 2026, Liu Yuning sudah mengingatkan Xiao Shenyang bahwa “She” memang sulit dinyanyikan.

Setelah penampilan tersebut menuai kritik, perhatian netizen justru kembali mengarah kepada versi asli Liu Yuning. Banyak pendengar membandingkan penampilan para peserta Call Me By Fire 2026 dengan versi asli yang dibawakan Liu Yuning.

Akibatnya, kontroversi mengenai cover tersebut tidak hanya membuat nama para peserta menjadi bahan pembicaraan, tetapi juga kembali mengangkat lagu “She” dan kaitannya dengan karakter Luan Nian dalam The Early Spring.

Peringatan Liu Yuning sebelum penampilan tersebut pun terasa semakin relevan. Ia sudah mengetahui bahwa “She” bukan lagu yang mudah dibawakan, dan tantangan itu akhirnya terbukti ketika lagu tersebut dinyanyikan secara live tanpa penyetelan vokal di panggung Call Me By Fire 2026.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

SourcesHK01

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *