LayarHijau.com – Drama China Against the Current (蘭香如故) yang dibintangi Liu Xueyi dan Tan Songyun menjadi salah satu drama yang menarik perhatian penonton. Dalam drama tersebut, Liu Xueyi memerankan Lin Jinqi, sedangkan Tan Songyun berperan sebagai Shen Jialan.
Seiring popularitas drama meningkat, bukan hanya penampilan Liu Xueyi sebagai pemeran utama yang menjadi sorotan. Cara pandang sang aktor terhadap kehidupan, karier, popularitas, hingga tekanan di industri hiburan juga kembali menarik perhatian.

Osmanthus Honey Ala Luke The Early Spring
Osmanthus honey terinspirasi dari drama The Early Spring. Minuman yang sering dibuatkan Luke untuk Flora.
Bentuk produknya seperti selai. Penggunaannya tinggal dicampurkan air hangat atau susu.
Kami memperoleh komisi kecil setiap kali kalian melakukan pembelian melalui link yang kami berikan, tanpa ada tambahan biaya untuk kalian.
Liu Xueyi pernah mengungkapkan bahwa salah satu alasan dirinya bekerja keras adalah untuk mengumpulkan biaya transplantasi ginjal bagi ibunya yang mengalami penyakit berat. Pengalaman tersebut terjadi ketika kariernya sedang menghadapi masa sulit, termasuk tekanan pekerjaan dan berbagai komentar negatif di internet.
Ia kemudian baru lebih terbuka membicarakan pengalaman tersebut setelah kondisi sang ibu membaik pascaoperasi. Kisah tersebut memperlihatkan sisi lain Liu Xueyi yang jarang terlihat di layar.
Di tengah industri hiburan yang sangat menekankan popularitas dan arus perhatian publik, Liu Xueyi justru dikenal memiliki pandangan yang relatif tenang. Ia tidak terlalu terobsesi membandingkan pencapaiannya dengan aktor lain dan tidak ingin membiarkan popularitas menentukan nilai dirinya.
Sejumlah pernyataannya mengenai menerima keputusan, tidak membandingkan diri dengan orang lain, menolak kecemasan, serta menikmati kehidupan di luar pekerjaan membuat banyak orang semakin tertarik pada filosofi hidupnya.
Berikut enam filosofi hidup Liu Xueyi yang kembali menjadi perhatian.
1. Setelah membuat keputusan, lepaskan dan jangan terus menyiksa diri
Liu Xueyi tampaknya tidak ingin terlalu lama terjebak dalam pertanyaan seperti, “Mengapa kesempatan itu bukan untuk saya?”
Ia pernah membagikan cara dirinya menghadapi berbagai situasi. Setelah mengambil keputusan, ia memilih untuk tidak terus-menerus memikirkannya.
“Rencana tidak selalu bisa mengikuti perubahan. Buat apa terlalu banyak memikirkannya?” ujar Liu Xueyi.
Ia juga pernah mengatakan bahwa sebagai aktor, dirinya cukup menyelesaikan tugas yang diberikan oleh naskah dan memastikan pekerjaan yang dilakukan setiap hari tidak meninggalkan penyesalan.
Prinsip tersebut menunjukkan kecenderungannya untuk menerima perubahan dan terus bergerak setelah mengambil keputusan. Daripada menghabiskan energi untuk memikirkan sesuatu yang sudah berlalu, ia memilih menghargai apa yang bisa dilakukan pada saat ini.
2. Tidak membandingkan diri dengan orang lain, tetapi dengan diri sendiri
Persaingan di industri hiburan membuat para aktor sering dibandingkan satu sama lain. Namun, Liu Xueyi mengatakan bahwa dirinya tidak ingin terlalu fokus pada pencapaian orang lain.
“Saya hanya membandingkan diri saya dengan diri saya sendiri. Selama masih ada drama untuk saya, saya sudah puas. Terkenal atau tidak, itu tergantung nasib,” katanya.
Liu Xueyi meniti karier dari berbagai peran pendukung sebelum mendapatkan semakin banyak kesempatan sebagai pemeran utama. Alih-alih terburu-buru membuktikan diri, ia memilih menghabiskan waktu untuk memahami karakter dan membuat perannya terasa lebih nyata.
Ia bahkan pernah menunjukkan kesediaannya mengubah penampilan secara drastis demi kebutuhan karakter.
“Kalau karakternya membutuhkan saya mencukur rambut, saya akan mencukur rambut. Kalau perlu mencukur alis, saya akan mencukur semuanya. Selama masih bisa tumbuh kembali, saya tidak masalah,” ujarnya.
Sikap tersebut memperlihatkan bahwa Liu Xueyi lebih memilih berkonsentrasi pada pekerjaan daripada terus memikirkan siapa yang lebih populer atau siapa yang mendapatkan perhatian lebih besar.
3. Menolak menjadikan popularitas sebagai sumber kecemasan
Popularitas hampir selalu menjadi salah satu ukuran yang diperhatikan dalam industri hiburan. Namun, Liu Xueyi memiliki pandangan yang lebih tenang mengenai popularitas dan arus perhatian publik.
Menurutnya, setiap karya memiliki siklus hidupnya sendiri. Hal yang dapat dilakukan seorang aktor adalah memainkan karakter dengan baik dan menyelesaikan pekerjaannya, bukan terus-menerus menghitung tingkat popularitas atau mengejar arus lalu lintas di internet.
Liu Xueyi pernah menggambarkan popularitas sebagai “pedang bermata dua”. Menurutnya, popularitas yang datang secara singkat belum tentu menjadi hal yang baik apabila tidak disertai kemampuan profesional yang dapat menopang karier dalam jangka panjang.
Karena itu, ia lebih memilih membangun kemampuan secara bertahap dan tidak membiarkan komentar dari luar menentukan ritme hidupnya.
“Saya adalah orang yang benar-benar tidak terlalu banyak menyiksa diri dengan pikiran sendiri,” ujar Liu Xueyi.
Ia tidak ingin terus-menerus mengikuti perubahan tren atau mengejar perhatian publik dalam waktu singkat. Baginya, kemampuan yang dibangun secara bertahap lebih penting untuk perjalanan karier jangka panjang.
4. Tidak menetapkan target yang terlalu besar, fokus pada apa yang ada di depan mata
Liu Xueyi juga cenderung tidak menjadikan target besar sebagai satu-satunya fokus dalam menjalani karier.
Bagi seorang aktor, proses produksi sebuah drama dapat berlangsung selama berbulan-bulan. Hal yang benar-benar dapat dikendalikan setiap hari adalah bagaimana ia menjalankan pekerjaannya.
Daripada terus memikirkan seberapa populer dirinya di masa depan, ia memilih berkonsentrasi pada karakter yang sedang dimainkan dan menyelesaikan pekerjaan yang ada di depan mata.
Dengan menyelesaikan satu pekerjaan demi satu pekerjaan dan terus meningkatkan kemampuan, perjalanan karier dapat berlangsung tanpa harus dibebani target popularitas yang terlalu besar.
5. Tidak perlu membuat semua orang menyukai diri kita
Penilaian publik merupakan sesuatu yang hampir tidak bisa dihindari oleh seorang figur publik. Liu Xueyi juga memiliki pandangan bahwa seseorang tidak mungkin membuat semua orang menyukainya.
Daripada menghabiskan terlalu banyak energi untuk menyenangkan semua orang, ia memilih menerima kenyataan bahwa ada orang yang menyukai dirinya dan ada pula yang tidak.
Bagi Liu Xueyi, menerima hal tersebut dapat membantu seseorang mengurangi tekanan yang sebenarnya tidak perlu.
Pandangan ini juga sejalan dengan prinsipnya untuk tidak terlalu membandingkan diri dengan orang lain. Ketika seseorang berhenti mengejar pengakuan dari semua pihak, perhatian dapat kembali diarahkan pada pekerjaan dan kehidupan sendiri.
6. Memisahkan pekerjaan dan kehidupan pribadi
Di luar pekerjaan sebagai aktor, Liu Xueyi juga menilai pentingnya memiliki waktu untuk menikmati kehidupan.
Ia pernah mengatakan bahwa dirinya tidak ingin hidup terlalu lelah dan ingin memiliki cukup waktu untuk menikmati kehidupan.
“Saya rasa sudah cukup. Jangan membuat diri sendiri hidup terlalu lelah. Milikilah cukup waktu untuk menikmati kehidupan. Setelah mengurangi masa kanak-kanak dan masa tua, sebenarnya waktu yang bisa digunakan untuk benar-benar mengalami kehidupan hanya sekitar 30 atau 40 tahun,” ungkap Liu Xueyi.
Menurutnya, waktu yang dimiliki sebaiknya digunakan untuk benar-benar mengalami kehidupan dan memperkaya dunia batin.
Pandangan tersebut menunjukkan bahwa bagi Liu Xueyi, kehidupan tidak seharusnya hanya diisi dengan pekerjaan. Setelah pekerjaan selesai, seseorang juga perlu kembali menikmati kehidupan sehari-hari dan memberikan ruang bagi dirinya sendiri untuk beristirahat.
Filosofi Liu Xueyi Kembali Disorot Lewat Against the Current
Enam pandangan tersebut memiliki benang merah yang sama: Liu Xueyi berusaha tidak membiarkan penilaian dari luar menentukan bagaimana dirinya menjalani kehidupan.
Prinsip “setelah memutuskan, lepaskan” membantunya menghindari penyesalan yang berulang. Sementara itu, kebiasaan membandingkan diri dengan dirinya sendiri membuat fokusnya tetap berada pada perkembangan pribadi, bukan pencapaian orang lain.
Ia juga memilih tidak menjadikan popularitas sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan dan tidak memaksakan diri untuk mendapatkan pengakuan dari semua orang.
Di tengah era media sosial yang membuat perbandingan dan kecemasan semakin mudah muncul, cara pandang tersebut kembali menarik perhatian setelah popularitas Against the Current meningkat.
Bagi penonton, daya tarik Liu Xueyi akhirnya bukan hanya terletak pada penampilannya atau perannya sebagai Lin Jinqi, tetapi juga pada caranya memandang popularitas, pekerjaan, dan kehidupan dengan lebih tenang.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

