LayarHijau.com — Aktor Cheng Lei membahas perkembangan karakternya, Yu Changxuan, dalam drama Republik The Lament of Autumn (玉簟秋). Menurut dia, watak Yu Changxuan berubah cepat sepanjang cerita, dengan episode 16 sebagai titik balik terbesar. Ia menyampaikannya dalam wawancara dengan Sohu Entertainment.
Drama yang dibintangi Cheng Lei bersama Xu Ruohan itu tayang perdana pada 12 Oktober di Hunan TV dan Mango TV. Berlatar era Republik China, Cheng Lei memerankan Yu Changxuan, putra kelima keluarga Yu sekaligus panglima muda yang memegang pasukan dan berwatak dingin.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Cheng Lei menyebut karakter ini terus berkembang. “Ada, banyak. Hampir setiap dua sampai tiga episode berubah sekali, kemajuannya sangat cepat,” ujarnya.
Ia menandai episode 16 sebagai batas yang penting. “Setelah episode 16, watak Yu Changxuan berubah cukup besar, dan setelah itu masih ada perubahan besar lainnya. Tapi episode 16 itu ambang batasnya,” katanya.
Ketika ditanya apakah penonton akan melihat sisi Yu Changxuan sebagai sosok berwibawa pemegang kuasa, Cheng Lei menjawab sambil bercanda, “Memangnya di awal belum cukup?” Ia lalu mengisyaratkan arah cerita berikutnya. “Ketika semua orang memiliki cita-cita dan tujuan yang sama, semua dendam kecil tiba-tiba terasa sepele, dan suasananya berubah menjadi khidmat,” tuturnya.
Cheng Lei juga menanggapi julukan warganet yang menyebutnya “terlahir untuk peran ini”. Ia memilih bersikap rendah hati dan menyebut karakter dibentuk oleh banyak pihak.
“Sebuah karakter dibentuk lewat banyak pertimbangan, dari penulis, sutradara, sampai semua orang yang terlibat dalam proses kreatif. Mereka membangun sosoknya, lalu kita pelan-pelan mengenalnya dan mengisinya lewat usaha, komunikasi, dan penemuan bersama. Jadi menurut saya istilah itu kurang tepat, karena semua orang sama-sama berusaha membangun karakter ini,” katanya.
Ia mengaku terus membuka diri terhadap berbagai peran. “Memerankan Yu Changxuan di era Republik ini membuat saya merasa sangat terisi. Saya merasakan dan mempelajari banyak hal,” ujar Cheng Lei.
Adegan ikonik Yu Changxuan sejauh ini adalah kemunculan pertamanya di meja mahjong, yang beberapa hari terakhir memenuhi beranda platform. Cheng Lei menilai kekuatan adegan itu ada pada suasananya. “Itu sebenarnya kemunculan pertama Yu Changxuan. Lingkungan, suasana, dan pencahayaannya dibangun dengan sangat baik, sampai rasanya tidak jauh berbeda antara yang terlihat di monitor dan saat berada langsung di lokasi,” kata Cheng Lei.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


