LayarHijau.com — Aktris Meng Ziyi menanggapi ekspektasi penonton terhadap drama terbarunya, Tigers Sniff the Rose (尚公主), setelah drama sebelumnya, Blossom (九重紫), meraih popularitas besar di Tiongkok. Di Blossom (2024), ia memerankan Dou Zhao. Dalam wawancara yang ramai dibahas di Weibo hari ini, ia menegaskan bahwa Dou Zhao dan Mu Wanyao, tokoh yang ia perankan di Tigers Sniff the Rose, adalah dua karakter yang sangat berbeda.

Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Dua topik tentang pernyataannya masuk daftar trending Weibo, yakni soal perbedaan kedua karakter dan soal penyesalan terhadap Tigers Sniff the Rose yang sudah tayang hingga saat ini.
Dalam wawancara tersebut, pewawancara menyebut sekitar 90% penonton mungkin datang dengan kesan dan harapan dari drama sebelumnya, lalu menanyakan apakah hal itu bisa menjadi tekanan. Meng Ziyi mengaku memahami sudut pandang itu, tetapi menilai setiap drama punya cerita masing-masing.

“Saya bisa memahami kalau sebagian penonton menonton dengan kesan atau harapan tertentu. Tetapi saya percaya setiap drama punya kisah uniknya sendiri,” ujarnya. “Dou Zhao dan Mu Wanyao adalah dua karakter yang sangat berbeda.”
Meng Ziyi juga berterima kasih atas perhatian penonton yang terus mengikuti Tigers Sniff the Rose. Pewawancara menyinggung bahwa dalam siaran langsung kemarin ia tampak sedikit emosional saat berbicara kepada penonton. Meng Ziyi membenarkannya.
Meng Ziyi bahas #TigersSnifftheRose https://t.co/hAnPZSjePV
— Layar Hijau (@layar_hijau) October 30, 2026
Dalam potongan klip siaran langsung tersebut, ia menyebut drama ini sarat emosi di banyak lapisan. “Tigers Sniff the Rose mengangkat cinta, persahabatan, dan keluarga. Saya sungguh menganggapnya drama yang bagus, dan saya menyukainya,” katanya. Ia juga berharap semua terus mendukung drama tersebut.
Dalam wawancara, Meng Ziyi turut menyoroti kerja keras produser. “Produser kami sudah menggarap proyek ini selama dua tahun terakhir. Dari naskah, sinematografi, sampai semua aspek lain, mereka berusaha membuatnya jadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Menurut Meng Ziyi, sutradara dan para pemeran paling bisa menghargai ketelitian itu. “Sampai sekarang pun kami semua merasa masih ada hal yang kami harap bisa berjalan berbeda. Kami percaya drama ini pantas mendapat hasil yang lebih baik,” tuturnya.
Ia menutup dengan mengajak penonton bertahan. “Baru 10 episode yang tayang. Masih banyak episode ke depan, dan kami sangat berharap semua terus mendukung drama ini, karena episode-episode berikutnya benar-benar bagus. Kami semua sungguh mencintai proyek ini.”
Tigers Sniff the Rose mulai tayang pada 23 Oktober 2026. Drama sejarah ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Yi Ren Kuikui, dengan Meng Ziyi sebagai Mu Wanyao, putri keluarga kekaisaran yang menolak pasrah pada nasib, dan Li Yunrui sebagai Yan Shang, cendekiawan berlatar rakyat biasa yang cerdas dalam strategi. Keduanya bekerja sama membangun dunia yang damai dan makmur. Meng Ziyi dan Li Yunrui sebelumnya juga bermain bersama di Blossom.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


