LayarHijau.com — Rumah sekaligus studio kerja mendiang Akira Toriyama, pengarang manga Dragon Ball, di Kota Kiyosu, Prefektur Aichi, Jepang, dikabarkan akan dibongkar. Bangunan bernama Bird Studio itu terlihat mulai dipasangi rangka penyangga (perancah) dan kain pelindung. Toriyama meninggal dunia pada usia 68 tahun akibat hematoma subdural akut, dan kini dua tahun telah berlalu sejak kepergiannya.
Menurut unggahan netizen Jepang di X, tertera “izin penggunaan jalan” yang menyebut tujuannya adalah pemasangan perancah untuk pembongkaran Bird Studio. Masa izinnya berlaku dari 21 Oktober hingga 20 November 2026. Netizen lain juga memotret bagian luar bangunan yang sudah dipasangi perancah dan kain pelindung.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
やっぱり解体だ………🥲🥲🥲
すごく哀しい誰か岡本姫奈ちゃんに伝えてあげてくれ
鳥山作品のすべてを生み出したバードスタジオが、この世から消えてなくなるぞって#鳥山バードスタジオ
#鳥山明
#岡本姫奈 https://t.co/Ov7giYT0bO— 冨山 千三郎 (@senzabrouttt) October 25, 2026
Bird Studio dirancang sendiri oleh Toriyama dan menjadi tempat tinggal sekaligus ruang kerjanya selama bertahun-tahun. Dari sinilah lahir Dragon Ball dan banyak karya lain. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari keluarga Toriyama maupun pemerintah Kota Kiyosu terkait rencana pembongkaran tersebut.
鳥山明先生の自宅兼バードスタジオが解体されようとしている。
一度でいいから生で見たかった。
解体の背景には相続税が関係しているのではないかという声もある。
著作権の多くは会社に帰属していても土地や建物が個人名義だった場合それは相続税の対象になる。
家を守りたいと思っても税負担を考えてご家族が苦渋の決断を迫られたのかも。
ドラゴンボールの思い出が詰まった先生の仕事場が無くなるのは辛い。— へずまりゅう (@hezuruy) October 30, 2026
Selama dua tahun terakhir, banyak penggemar berharap pemerintah Kota Kiyosu mempertahankan studio itu dan mengubahnya menjadi museum yang memamerkan naskah asli dan karya Toriyama. Dengan begitu, perjalanan kekaryaan sang maestro manga dapat dikenang generasi mendatang. Selama ini pun banyak penggemar datang langsung ke lokasi untuk berziarah. Jika pembongkaran benar dilakukan, bangunan itu hanya akan tersisa dalam kenangan para penggemar.
Sejumlah netizen berspekulasi bahwa hak milik bangunan dan tanah tersebut masih dipegang keluarga Toriyama secara pribadi, sehingga dikenai pajak warisan. Mereka menduga beban pajak itu memaksa keluarga mengambil keputusan berat. Tarif pajak warisan di Jepang mencapai 55% untuk kelas tertinggi. Netizen lain berpendapat masih banyak cara untuk mengenang Toriyama selain mempertahankan bangunan itu. Alasan pembongkaran belum dikonfirmasi pihak mana pun.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


