Kecanduan PUBG, Remaja 16 Tahun Pura-Pura Diculik, Minta Tebusan Pada Orang Tuanya

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

Seorang remaja pria berusia 16 tahun kecanduan game PlayerUnknowns Battlegrounds. Dia memalsukan penculikan dirinya dan meminta uang tebusan dari orang tuanya setelah mereka menyita ponselnya, ujar polisi pada Senin (14/10).

Remaja itu pergi berlatih untuk IIT, tapi menghilang pada 11 Oktober 2019. Dia pamit pada orang tuanya jika dia mampir ke rumah temannya. Orang tuanya lalu melaporkan menghilangnya sang anak pada polisi, tulis Hindustan Times, Senin (14/10).

Tapi, bocah itu pergi ke Mumbai. Dalam perjalannya naik bus, dia berhenti di kota Maharashtra, Sholapur. Dia meminjam ponsel seorang warga setempat. Dengan menyamarkan suaranya, dia menelpon sang ibu, Anakmu diculik.” Dia meminta tebusan senilai 3 lakh, kata polisi. 

- Advertisement -

Pada 12 Oktober, bocah itu kembali ke Hyderabad dan membeli tiket online ke Andhra Pradesh, distrik Guntur di mana kakeh neneknya tinggal.

Tapi ibunya memperoleh pesan tentang pembelian tiket itu dan memberitahu polisi. Tim polisi pergi menuju tempat pembelian tiket dan melacak bocah itu, ujar Inspektur Polisi Daerah Raidurgam, S Ravinder.

Polisi berkata jika bocah itu tidak belajar dengan baik dan kecanduan memainkan game PUBG Mobile hingga orang tuanya menyita ponselnya.

- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted