Setelah 21 bulan, pengemudi yang melakukan tabrak lari pada ibu Seven Tan Songyun dan dua temannya, Ma Minghong pada malam tahun baru 2018, akhirnya menerima hukuman pengadilan pada 19 September. Ibu Tan Songyun meninggal karena luka-lukanya pada 23 Januari 2019. Seven Tan berbicara pada sidang pertama dengan harapan jika keadilan ditegakkan untuk ibunya. Dia juga hadir dalam sidang penjatuhan vonis. Selama proses sidang, terungkap jika Ma Minghong adalah teman sekelas Songyun saat SD. Ayah sang terdakwa juga adalah seorang pejabat pemerintah.
Pada 19 September, pengadilan menjatuhkan hukuman penjara 6 tahun pada Ma Minghong untuk kejahatan lalu lintas dan diperintahkan membayar kompensasi 1,35 juta yuan untuk tuntutan hukum sipil yang diajukan keluarga Songyun dan dua penggugat lainnya. Pengacara Songyun berbicara mewakili keluarganya dan mengungkap mereka akan menyumbangkan uang ganti rugi itu. Dia juga berkata emosi keluarga itu campur aduk dengan keputusan pengadilan dan belum memutuskan harus berbuat apa. Tapi, mereka merasa tidak bisa menerima fakta jika Ma Minghong tidak pernah sekalipun mengungkapkan penyesalan atau meminta maaf pada keluarga. Bahkan saat vonis dijatuhkan dia tetap terlihat dingin dan tidak menyesal.
Banyak netizen mengungkap jika hukuman itu terlalu ringan untuk kejahatan seperti ini. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah kenapa Ma Minghong tidak didakwa untuk tindakan mengemudi di bawah pengaruh obat terlarang. Pengadilan Suyong menjelaskan jika pelaku hanya dites positif untuk urin. Tes itu hanya dianggap sebagai tes awal dan tidak bisa digunakan sebagai dasar tuduhan. Jika hasil tes darah dan air liur tidak sama dengan hasil tes urin, maka buktinya tidaklah kuat. Pengadilan mengaku tidak menemukan bukti obat terlarang pada darah dan air liur pemuda itu. Sebagai tambahan, mereka melihat catatan kejahatan pria itu sebelumnya dan tidak menemukan pelanggaran terkait obat terlarang. Itulah sebabnya Minghong tidak dikenai dakwaan terkait obat terlarang.
Pertanyaan lain adalah kenapa dia tidak didakwa untuk tabrak lari yang menyebabkan ibu Songyun meninggal. Pengadilan menjelaskan Ma memang lari dari lokasi kejadian. Tapi seseorang di lokasi kejadian menelpon ambulan. Ibu Songyun memperoleh perawatan tapi meninggal 23 hari kemudian karena luka-lukanya. Oleh karena itu, mereka mengklaim usaha Minghong melarikan diri tidak berdampak langsung pada kematian ibu Sonyun. Menurut hukum, dia hanya bisa dipenjara 3-7 tahun untuk kejahatannya itu.
Studio Tan Songyun merilis pernyataan terkait vonis pengadilan. Mereka menulis, āTerkait vonis pengadilan, artis perusahaan kami dan keluarganya belum mengungkapkan pandangan mereka. Terima kasih untuk semua kepedulian dan dukungan kalian. Kami percaya pada keobyektifan dan keadilan hukum. Kami juga ingin semua orang tetap rasional, menghormati hukum dan saling menjaga supaya lingkungan online tetap sehat! Dengan tegas menolak mengemudi sambil mabuk! Semoga tragedi seperti ini tidak akan terjadi lagi.ā
Sumber: 38jiejie.com









