in ,

Dianggap ‘Dead Game’ di Indonesia, Developer Call of Duty Mobile Raih Penghasilan 145, 28 Milyar Rupiah sepanjang tahun 2020

Dukung kemajuan Layar Hijau dengan memberikan donasi di sini. Informasi lebih lanjut, bisa dibaca di sini.

Galeri Video

Anak perusahaan Tenchen, TiMi Studios, penggembang Honor of Kings dan Call of Duty Mobile berhasil meraup pendapatan fantastis sepanjang 2020, yakni sebesar $ 10 miliar atau 145, 28 Milyar Rupiah, seperti yang dilaporkan Reuters, Minggu (04/4) lalu.

Bocoran itu diungkapkan oleh dua orang dalam yang bekerja di TiMi Studios, menyusul Tencent yang secara terbuka melaporkan bahwa mereka telah menghasilkan pendapatan USD 23,79 miliar dari bisnis gamenya untuk tahun 2020. Artinya, TiMi Studios menyumbangkan sekitar 40% dari total pendapatan Tencent. Banyak pakar Industri menyebut jika sebuah studio bisa mencapai USD 10 miliar, maka TiMi Studios menjadi pengembang terbesar di dunia saat ini.

TiMi diketahui memang berambisi untuk melampaui game seluler dan bersaing langsung dengan judul “AAA” di PC, PlayStation, Switch, atau  Xbox. Perusahaan tersebut menyatakan siap untuk bersaing langsung melawan kekuatan besar dari Jepang, Korea, Eropa dan AS.

Tencent sendiri tengah membangun studio baru di luar negeri, termasuk satu untuk Timi dan satu untuk Lightspeed dan Quantum, keduanya berada di Los Angeles, dengan tujuan untuk membuat konten original mereka yang memiliki daya tarik global.

Dalam mengembangkan game, Tencent sebelumnya hanya memanfaatkan IP (Intellectual Property) atau kekayaan Intelektual dari studio besar lain yang ingin mengadaptasi game Desktop atau konsol mereka ke platform seluler.

Keuntungan mereka menjadi semakin berlipat ketika game mobile menjadi hiburan oleh banyak orang selama pandemi. Tak hanya Tencent, banyak perusahaan video game melaporkan peningkatan yang terjadi di sepanjang 2020, hanya saja devloper asal tingkok tersebut berhasil memanfaatkan momentum tersebut dengan baik.

Tidak ingin ketinggalan informasi terbaru tentang drama, anime, game dan film favorit kalian? Ikuti Layar Hijau di Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube. Dukung kami dengan memberi donasi.

Katakan tidak pada plagiarisme. Ingin mengutip isi artikel ini sebagai sumber atau bahan video atau artikel? Jadilah sosok manusia yang bertanggung jawab dengan mencantumkan Layar Hijau sebagai sumber. Lebih baik lagi jika kalian memberikan link aktif ke Layar Hijau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Manga Attack on Titan Tamat, Penggemar Tidak Siap

Taxi Driver, Pengganti Drama Korea The Penthouse 2