Terakhir diperbarui pada 23/07/2021 oleh Timotius Ari
Pada Juni 2021, muncul sebuah video Kris Wu bersama dengan seorang gadis remaja di bioskop. Kemunculan video itu diiringi dengan rumor jika dia berpacaran dengan gadis itu. Di tengah-tengah situasi ini, seorang gadis remaja berusia 18 tahun bernama Du Meizhu muncul. Dia mengaku jika dia sempat berpacaran dengan Kris Wu, tapi dia menjadi korban ghosting pria itu pada April 2021. Du Meizhu menuduhnya berselingkuh dengan gadis remaja lainnya saat berita Kris Wu dan seorang selegram berkencan di bioskop itu muncul.
Gadis itu juga menuduh Kris Wu dan studionya dengan dugaan memangsa para gadis di bawah umur dengan alasan kolaborasi profesional. Tuduhan itu dibuatnya pada 8 Juli 2021. Kris Wu dan studionya merilis sebuah pernyataan jika mereka akan membuat laporan pada polisi dan menuntut Du Meizhu pada 9 Juli 2021. Gadis itu berkata dia mempersiapkan laporan ke polisi dengan para korban lain yang memiliki pengalaman serupa dan memberikan semua barang bukti pada polisi. Pada 10 Juli, Tencent’s Entertainment’s Front Line merilis sebuah wawancara eksklusif dengan Du Meizhu tentang Kris Wu, cercaan yang dia terima setelah membuat tuduhan dan apa yang dia harapkan dari semuanya ini.
[taxopress_relatedposts id=”1″]Dalam wawancara, Du Meizhu mengungkap dia menerima banyak ancaman kematian dari para penggemar Kris Wu di media sosial dan ancaman hukum. Dia mengaku jika para penggemar ini memintanya bunuh diri, berkata jika depresinya palsu, membongkar identitas pribadinya dan bahkan mengarang rumor untuk mencemarkan namanya. Banyak netizen juga menuduh Du Meizhu mencoba meraih kepopuleran. Tapi dia membantah hal ini dan menjelaskan jika dia membuka semua akun media sosialnya untuk menyebarkan kesadaran tentang topik ini. Dia menyebutkan dalam live streaming jika dia tidak ingin orang-orang mengirim hadiah virtual dan dia tidak akan bicara tentang kejadian itu.
Sebelumnya para netizen berkomentar jika gadis itu tidak memiliki bukti video asli dan foto-foto yang dia unggah diedit. Du Meizhu menjawab,” Ada bukti yang belum diungkap, tapi tidak perlu mengekspos bukti-bukti ini karena apapun yang saya ungkap, para penggemar tidak akan percaya. Mereka akan berkata jika foto-foto diedit, wajah-wajah diganti dengan teknologi AI dalam video. Saya pikir tidak perlu buang-buang waktu dengan mereka.”
Tencent lalu bertanya apakah Du Meizhu apakah Kris Wu selalu berhati-hati setiap waktu. Dia menjawab,” Mereka akan mengumpulkan ponsel di pesta minum-minum yang dia adakan, tidak mengizinkan rekaman dan pengambilan foto. Saat saya berbaring di tempat tidur dengannya, dia juga akan mengambil ponsel saya.”
Du Meizhu berkata ada korban-korban lain yang mengalami hal yang sama yang menghubunginya setelah dia membuat tuduhan-tuduhan ini. Mereka dikabarkan menyediakan lebih banyak bukti dan berkata jika mereka dengan senang hati akan bekerja sama jika diperlukan. Du Meizhu berulang kali mengungkap jika dia tidak melakukan hal ini untuk memperoleh kepopuleran, jadi apa hasil yang dia harapkan? Sebuah permintaan maaf. Tapi, Du Meizhu berkata tim Kris Wu tidak berkomunikasi dengannya, meminta maaf atau mengirim surat tuntutan hukum seperti yang diungkap kuasa hukum aktor itu.
Saat ditanya apakah Du Meizhu takut dengan pernyataan tim kuasa hukum Kris Wu yang menyatakan jika mereka sudah mengumpulkan bukti, dia menjawab,” Mereka tidak punya bukti. Mereka hanya melakukan hal itu untuk pamer. Saya punya semua buktinya sekarang.”
Apakah dia sudah melapor ke polisi? Du Meizhu berkata,” Saya pergi ke polisi kemarin tentang situasi ini. Mereka berkata jika bukti itu perlu ditata dan perlu dipikirkan atas dasar apa laporan itu dibuat. Apakah menuntut mereka untuk penipuan atau penyerangan seksual?” Du Meizhu berkata dia tidak akan mundur kecuali Kris Wu menyesal dan meminta maaf.
Dia juga menjelaskan pengalamannya dan cara Kris Wu merayu para korbannya. “Dia akan menggunakan alasan yang sama—memilih tokoh utama wanita untuk video musik dan merekrut artis baru supaya para gadis itu datang. Setelah itu, tidak ada diskusi soal pekerjaan dan mereka akan dibawa ke pesta minum-minum, memaksa para gadis itu untuk mabuk dan lalu hubungan intim terjadi. Hal ini dianggap sebagai perilaku penipuan karena orang-orang hilang kesadaran setelah mereka mabuk. Saya ditipu olehnya dan mabuk. Setelah itu, dia berkata dia akan bertanggung jawab untuk saya dan bersama saya. Dan setelah itu, inilah yang terjadi sekarang, berpura-pura kami tidak mengenal satu sama lain, seolah saya orang asing dan mencoba memperoleh ketenaran,” terang gadis itu.
Gadis itu mengungkap dia percaya pria itu sebelumnya karena Kris akan menghujaninya dengan hadiah, menjemput dan mengantarnya, berbicara setiap hari dan membagikan kehidupannya sehari-hari dan mengirimnya foto selfie. Pria juga akan berkata jika selain bekerja, dia hanya tinggal di rumah dan bemain video game.
Sumber: 38jiejie.com