Kontroversi Penggunaan Binatang dalam Drama China, Tanda Masyarakat Semakin Peduli dengan Binatang?

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

“Industri hiburan jelas berusaha untuk lebih menjaga keselamatan binatang sekarang ini. Perubahan positif ini adalah hasil pengawasan dari masyarakat. Lebih banyak penggemar acara TV sekarang ini dan para netizen memperhatikan bagaimana binatang diperlakukan. Hal ini bisa memaksa para produser menghindari penyiksaan binatang yang bisa mempengaruhi reputasi sebuah acara dan dengan kejadian seperti ini disinggung para netizen, tim produksi lain akan lebih ekstra hati-hati untuk tidak melakukan kesalahan yang sama,” kata Feng Dongmei, ahli hak binatang di China kepada Global Times.

Pemerintah juga mengambil langkah-langkah untuk memastikan jika regulasi keselamatan binatang jelas. Pada 26 April, administrasi film dan TV merilis klarifikasi terkait norma industri, menekankan jika para produser harus menetapkan jadwal yang tepat untuk syuting adegan dengan binatang dan memastikan penerapan langkah perlindungan keamanan yang tepat sesuai situasi.

Feng menambahkan jika di masa depan, industri hiburan harus menuju ke arah yang benar dengan berkonsultasi dengan para ahli hewan dan mengembangkan teknologi baru yang bisa mengganti hewan untuk melakukan adegan berbahaya.

- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted