Kontroversi Penggunaan Binatang dalam Drama China, Tanda Masyarakat Semakin Peduli dengan Binatang?

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

Salah satu media besar di China, Global Times baru-baru ini menyoroti kontroversi yang menyeret drama historis populer Who Rules The World (Sang Penguasa Dunia). Adegan di mana seekor kuda jatuh dengan kepalanya terlebih dulu menghantam tanah menjadi kontroversi. Hal ini menimbulkan kekuatiran di hati para penonton terhadap nasib kuda itu.

Drama Who Rules The World bukanlah satu-satunya drama yang memicu kontroversi terkait penggunaan binatang. Ada beberapa drama lain yang juga memicu kontroversi. Hal ini membuat para netizen meminta perhatian yang lebih terhadap perlindungan binatang dalam industri TV dan film.

Selain Who Rules the World, sebelumnya drama Marvelous Women juga menimbulkan perhatian terkait tuduhan penyiksaan binatang setelah sebuah adegan tayang di mana seekor  kucing yang diracun terlihat kesakitan meregang nyawa dengan darah keluar dari mulutnya. Penggambaran yang realistis ini membuat para penonton bertanya apakah tim produksi benar-benar meracuni seekor kucing demi adegan itu.

- Advertisement -

Studio yang terlibat dalam produksi merilis pernyataan mengklarifikasi jika tidak ada penyiksaan binatang. Tapi fakta jika adegan ini membuat para netizen berbicara menunjukkan jika masyarakat mulai menunjukkan perhatian yang lebih besar tentang perlakuan terhadap binatang dalam industri hiburan. Mereka rupanya tidak akan tinggal diam terhadap kekejaman terhadap makhluk hidup lain. Menurut para ahli, kesadaran yang bertambah ini adalah sebuah perubahan baik.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments