Film terbaru Marvel, Doctor Strange sepertinya tidak akan tayang di China. CEO Disney Bob Chapek menyebut situasi ini sebagai sesuatu yang sangat cair dan sangat rumit, baik dari segi bisnis dan politik.
Tapi dia menekankan jika Doctor Strange in the Multiverse of Madness berhasil mencapai $500 juta dalam waktu kurang dari seminggu bahkan tanpa China. Negara itu sendiri memang tidak menayangkan lagi film Marvel sejak Avengers: Endgame pada 2019. Film Disney yang terakhir tayang di sana adalah Death on The Nile dan Encanto.
“Kami memiliki rekam jejak kesuksesan yang panjang dan jumlah penggemar yang kuat untuk brand dan franchise kami di pasar ini,” katanya kepada the Wall Street selama konferensi telpon setelah merilis laporan penghasilan.
“Kami akan terus mengirimkan film-film kami untuk dirilis. Tapi perlu ditekankan, saya pikir, walaupun, saat ini kami mengalami beberapa kesulitan untuk menayangkan film-film kami di China, Doctor Strange masih memiliki performa yang sangat baik,” lanjutnya.
“Jadi kami cukup percaya diri jika bahkan tanpa China, jika memang kami terus mengalami kesulitan dalam menayangkan film-film di sana, maka itu tidak akan mengurangi kesuksesan kami mengingat tingkat pengambilan yang rendah yang kami peroleh di box office di China dibandingkan di tempat lain di dunia,” ujar Bob.










