Ini Aturan Baru untuk Endorse dan Iklan Selebritis di China

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

Lalu ada aktris Ma Yali yang mempromosikan brand teh susu yang merupakan bagian dari penipuan senilai 700 juta yuan.

Host acara China, Wang Han yang menjadi wajah dari aplikasi pinjaman online (pinjol) Ai Qian Jin diboikot secara beramai-ramai oleh para pengguna aplikasi itu setelah ada kejadian yang melibatkan ang senilai 23 miliar yuan. Wang Han kemudian merilis sebuah pernyataan berisi permintaan maaf kepada masyarakat.

Aturan baru ini mengatur iklan dan endorsement secara lebih ketat. Para artis diminta untuk menunjukkan disiplin diri yang lebih baik dan mematuhi hukum dengan hanya mengiklankan atau mempromosikan brand sesuai undang-undang advertising yang jujur.

- Advertisement -

Perusahaan diminta untuk bertanggung jawab terhadap isi iklan dan memastikan kontennya akurat dan legal. Mereka juga harus meneliti latar belakang selebritis yang mereka gandeng dan memastikan tidak bekerja sama dengan para artis yang dihukum karena pelanggaran undang-undang periklanan selama tiga tahun terakhir.

Individu berusia di bawah 10 tahun dilarang menjadi juru bicara atau ambassador produk apapun. Platform TV dan streaming juga harus meneliti konten iklan. Konten apapun yang menghebohkan atau vulgar harus dihindari. Sedangkan iklan yang menampilkan selebritis yang bermasalah juga harus dibatasi.

Share This Article
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted