Ternyata Latar Belakang Chen Zheyuan Mirip dengan Wen Yifan di The First Frost

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com – Sebelumnya, LayarHijau pernah menulis bahwa kehidupan pribadi Chen Zheyuan memiliki kemiripan dengan karakter Duan Jiaxu dalam drama Hidden Love. Dalam drama itu, Chen memerankan sosok Duan Jiaxu yang mengalami masa remaja yang penuh duka dan keterasingan. Berkat perannya yang emosional dan menyentuh, Chen Zheyuan berhasil mencuri perhatian penonton dan mendapatkan banyak penggemar.

Dalam cerita Hidden Love, Duan Jiaxu harus menghadapi tragedi besar di masa SMA: ayahnya terlibat kasus tabrak lari saat mabuk dan jatuh koma, sementara ibunya meninggal karena sakit. Ia bukan hanya kehilangan orang tua, tapi juga harus menanggung beban utang keluarga seorang diri. Sambil kuliah, Jiaxu bekerja sambilan demi melunasi hutang tersebut. Kehidupan Duan Jiaxu penuh tekanan dan kesepian—dan banyak penonton tersentuh melihat cara Chen Zheyuan menghidupkan karakter ini.

Namun setelah membaca novel The First Frost dan menonton versi dramanya, banyak penggemar menilai bahwa kehidupan nyata Chen justru lebih mirip dengan Wen Yifan, karakter utama perempuan yang diperankan oleh Zhang Ruonan.

- Advertisement -

Wen Yifan tumbuh dalam keluarga yang retak. Ayahnya meninggal saat ia SMA, dan sejak itu ia tinggal berpindah-pindah: dari rumah nenek, lalu ke rumah bibinya. Sayangnya, rumah sang bibi bukanlah tempat yang aman. Pamannya pernah mencoba melecehkannya. Saat melarikan diri, ia jatuh dari balkon dan mengalami cedera serius yang menghancurkan impiannya sebagai penari balet. Ironisnya, ibunya sendiri tidak membelanya dan justru memihak suami barunya. Semua ini membuat Wen Yifan tumbuh menjadi pribadi tertutup, waspada, dan sulit mempercayai siapa pun.

Sumber: Weibo

Cerita tragis ini ternyata memiliki kemiripan nyata dengan kisah hidup Chen Zheyuan. Dalam variety show Travel Any Door yang tayang pada 2024, Chen melakukan perjalanan bersama aktris Guli Nazha. Dalam salah satu percakapan santai, Nazha berkomentar bahwa Chen tampak seperti anak tunggal. Chen membalas, “Bukan, aku punya dua adik perempuan.” Ia kemudian menjelaskan bahwa kedua adiknya lahir ketika ia masih SMA dan kuliah—anak dari ayahnya dan istri baru.

Ucapan singkat itu menyiratkan banyak hal. Setelah acara tersebut, publik pun mulai kembali mengulik kehidupan awal Chen Zheyuan. Ia lahir pada 29 Oktober 1996 di Shenzhen, Provinsi Guangdong. Ayahnya berasal dari Chaoshan, sementara ibunya dari Hubei. Saat Chen masih kecil, orang tuanya bercerai. Ia pun dikirim untuk tinggal bersama kakek dan neneknya di pedesaan Hubei. Ia tumbuh besar tanpa pendampingan langsung dari orang tua, menjadi salah satu dari jutaan anak di Tiongkok yang dikenal sebagai left-behind children.

- Advertisement -

Chen tidak pernah menutupi bahwa masa kecilnya jauh dari kata bahagia. Ia pernah berkata, “Kalau menggambarkan masa kecilku, aku itu anak kecil yang gemuk.” Meski kini dianggap tampan dan berkarisma, Chen mengaku dulu sangat pemalu dan tidak percaya diri. Ia berkata, “Aku bahkan bisa dibilang minder.”

Dalam wawancara lain, ia menambahkan, “Anak-anak yang tinggal dengan kakek-nenek biasanya lebih tertutup daripada yang tumbuh bersama orang tua.” Mengenang masa kecilnya, ia mengaku, “Tidak tahu kenapa, tapi memikirkan masa kecilku seperti itu kadang membuatku merasa kasihan terhadap diriku sendiri. Karena masa remaja adalah masa yang penuh kebingungan, dan anak-anak yang rendah diri justru lebih mudah terpengaruh secara negatif terhadap masa depan mereka.”

Sumber: Sohu

Semua itu diperparah oleh hubungannya dengan sang ayah yang terasa jauh dan hampa. Dalam sebuah tayangan, Chen berkata, “Aku bukan tipe orang yang benar-benar butuh perhatian seorang ayah.” Ia melanjutkan, “Bahkan sebelum dua adik itu lahir, ayahku juga tidak membuatku merasakan hal seperti itu.”

Ia juga mengungkap rasa kecewa mendalam saat ayahnya membentuk keluarga baru. “Saat itu aku tidak mengerti kenapa ayah ingin punya dua anak lagi. Rasanya ayah benar-benar sudah menyerah padaku.”

Dan yang paling menyentuh, ketika sang ayah pernah berkata, “Aku juga mencintaimu,” Chen hanya menjawab, “Benar?” Dua kata pendek itu mengungkapkan begitu banyak luka dan keraguan. Ia tidak hanya merasa ditinggalkan secara fisik, tapi juga emosional.

- Advertisement -

Kini, meskipun Chen telah dewasa dan dikenal luas, hubungan dengan keluarganya tetap tidak sepenuhnya dekat. Informasi publik tentang kondisi ibunya saat ini sangat minim, dan interaksinya dengan sang ayah pun masih terlihat dingin. Dalam salah satu acara, ia mengungkap bahwa saat ia memberi ucapan pada ayahnya, yang ia dapat hanyalah balasan formal: “Terima kasih,” tanpa nada emosional. Jawaban sederhana itu kembali memperlihatkan jarak antara mereka, dan bagaimana hubungan mereka tidak berubah banyak meski waktu telah berlalu.

Melihat semua pengalaman itu, tak heran jika banyak orang merasa bahwa karakter Wen Yifan—dengan luka masa kecil, perasaan diabaikan, dan perjuangan untuk percaya pada kasih sayang—justru lebih mencerminkan sisi terdalam Chen Zheyuan.

Perannya sebagai Duan Jiaxu di sisi lain, mungkin merupakan salah satu peran yang juga mirip dengan kehidupan pribadinya. Mungkin itulah kenapa peran itu meninggalkan kesan mendalam di hati para penonton. Bisa jadi, justru karena luka itulah Chen mampu menampilkan kedalaman emosi yang begitu nyata di layar. Ia tidak sedang berakting—ia sedang menghidupkan potongan hidup yang dulu pernah ia jalani.

Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted